Archive for the ‘MESIN DAN BALAP’ Category


Alhamdulillah,

seting fu diatas meja dyno

seting fu diatas meja dyno

Puji syukur telah dijodohkan kami oleh Allah SWT dengan Mr.B , seorang mahasiswa fakultas teknologi STIKOM untuk riset suzuki satria FU nol paking gaya baru. Bukan main stroke up dan stang pendek, tapi dengan stang panjang dan piston tipis tapi langkah tetap mengandalkan gerak piston dari TMA ke TMB standar pabrikan suzuki. Kali ini memainkan teorema ilmu POWER by RPM favorit salah satu guru kami mr. mosyik priyonggo, bukan dari kompresi dan torsi lagi.  Dan pemilihan part berikut akan membuktikan ke empirikan dari sebuah perhitungan diatas kertas :D Dan berikut adalah cuplikan sebagian yang kita pelajari, sebagaimana nasehat “Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta. (HR. Abu Na’im)”

asisten spesialis ukur kompresi ehehehe

asisten spesialis ukur kompresi ehehehe

Connecting rod milik honda Tiger yang lebih panjang dari standar FU di daulat untuk mengikat piston honda CBR 150 yang bantet ke daun kruk as. Kenapa Honda CBR, karena piston ini memiliki berat massa lebih ringan dibanding standard fu, tipis, pendek, serta pin piston nya 15mm dibanding piston fu yang berdiameter pin 16mm dan piston tebal. Pada bagian big end stang tiger perlu dibubut 0.5mm di sisi kanan-kiri agar lebar daun kruk as balik seperti ukuran standard jepang ketika semua terpasang kembali. Karena prinsipnya main RPM, maka sebisa mungkin benda-benda yang berputar harus memiliki massa ringan. Kalau perlu yang naik motornya juga diet biar ringan hahahha…

mengecek deck height

mengecek deck height

Pengennya sih kaya moto GP – bisa melengking di RPM tinggi , ngga cuma mendesah basah wkwkwk… Itu bisa terjadi bila panjang stang/ stroke rasio mendukung mesin bernafas di rpm tinggi. Desain piston yang memiliki gesekan minim ke dinding liner sehingga pemakaian part awet. Sparepart ringan untuk mereduksi berat momen inersia. Kita sih kurang paham banyak tentang moto GP, tapi kagum jika membaca-baca perkembangan teknologinya hihihi.. GO MARQUEZ!!! Halah…

Conrod tiger dengan panjang 105 mm berbanding stroke FU 48.8 mm ketemu 2.15 : 1 , bila dibandingkan standardnya yang 102.5mm atau rod/stroke ratio 2.1 : 1 kelihatannya cuma selisih dikit tapi nanti dilihat efeknya di peak power ^_^.  Bila sebelumnya kita juga pernah modifikasi FU 166cc dengan power 22dk di 10,000 rpm, bisa dilihat di artikel Korek Harian FU 166cc.  Top puncak piston cbr perlu dibubut dimodif jenong +- 1 mm serta dibentuk ulang relief nya agar ketemu deck height yang aman untuk harian.

Porting area seating klep

Porting area seating klep

Area porting kita hanya fokus pada bowl area, dibawah seating ini kita buat selebar 22mm inlet dan 19mm out. Arah porting juga ada tips nih , didapat dari M.Yusron – bengkel Alifka , caranya korban aja salah satu klep untuk dipotong batangnya dan dimasukkan ke dalam bushing klep , sehingga lebar radius porting di sekitaran bosh klep seragam dan arahnya sesuai flow derajat sudut klep. Kali ini semoga dengan kapasitas mesin yang hanya 155cc tenaganya mendekati yang bore up, dengan mengandalkan puncak RPM lebih tinggi.

image

Hasilnya, Alhamdulillah meski berbekal kompresi 11,2 : 1 dan  torsi mesin tidak sampai 14n/m tapi tenaganya bisa melonjak hingga 21dk di 12,000 rpm.  Hal ini bisa terjadi meski durasi noken as tergolong kecil, hanya bermain di durasi 230 derajat dengan lsa 103. Ruang bakar cukup di suplai oleh karburator pe28 mm keihin, dengan jetting pj 60 , mj 128 serta percikan busi di nyalakan oleh cdi BRT di 39 derajat sebelum TMA. Cara setting pengapian ini bisa dipelajari dari tips yang saya beri di maniak motor , bisa klik disini.   Ayo- semangat belajar!! Bandingkan dengan bebek-bebek lain yang modif 150cc mungkin hanya dikisaran 13 – 17dk.

hasil dyno peak @12000 rpm

hasil dyno peak @12000 rpm

dial mesin fu

semua asisten rat harus bisa dial cam

Istimewanya peak power mesin ini kuat digeber hingga 13,000 rpm lebih :D Coba bayangkan bila karburator diganti PJ 34mm, torsi dan tenaga bertambah jadi 24dk secara instan. Belum bila kompresi dinaikkan dan porting dibesarkan lagi dan limiter dibuka sampai 15,000 rpm, karena dengan stroke standard mesin fu sebenarnya kuat digeber hingga segitu- karena piston speed nya pun masih di 4800 fpm. Kalau pengen ngitung bisa buka link berikut .Jadi ngiler kalo dibuat mesin 155cc tune up.  Hmmm…. Apapun itu , yang penting…

Tuner cantik RAT Motorsport hehehe

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT!! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!!!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

Bengkel Tuning bersahabat ^_^

Alamat : Raya Bypass Juanda No. 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 5292a36b  / 5afc92ee


Alhamdulillah,

ninja wrx

Puji syukur bagi ALLAH Swt, selalu memberikan pertolongan, melimpahkan rizky yang berkah bagi kami. Sebagaimana dikisahkan dalam hadist, “Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Alah akan memperhatikan kepentingannya. Barangsiapa yang melapangkan suatu kesulitan sesama muslim, maka Allah akan melapangkan satu kesulitan
dari beberapa kesulitan dihari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya dihari kiamat.(H.R Bukhari dan Muslim). Dari usaha kami kecil-kecilan dahulu di garasi rumah untuk mengembangkan modifikasi mesin hingga dipertemukan untuk ber-silaturahmi dengan bos-bos yang baik, mendukung kami untuk berkembang, pun hasilnya semoga istimewa dan membawa berkah bagi pemiliknya, memotivasi kami untuk terus berpikir dan belajar demi kemajuan bersama.

4 tak – 4 tak dan 4 tak… sepertinya sudah mendarah daging di jiwa kami, padahal bukan berarti pula mesin 2tak itu menjadi anak tiri. Hanya saja kemampuan manusia pasti terbatas, dan tak mungkin kita menggenggam seisi dunia. Namun karena banyaknya anak muda yang lagi nge-trend modifikasi mesin Kawasaki Ninja 150 R, mau tak mau begitu diberi kepercayaan korek mesin si Ninin maka kita juga harus wajib belajar ilmu korek mesin Ninja. Kalau ada keberhasilan itu pastinya karena kuasa Allah SWT yang memberi kemudahan, kelapangan ilmu, kalau ada kesalahan ya itu karena kekurangan kita pastinya … maka maafkanlah kalau Inul goyang , lho?! kok tembus Inul wkwkwkw… Intinya kita hanya ingin agar semuanya senang, dan tetap pada prinsip bahwa modifikasi mesin itu harus menjadi dan bisa memberi manfaat bagi banyak orang. Tapi 2 tak nya yang di modif kok cuma golongan para raja (RX King) sama Ninja ya, bukannya pilih-pilih juga sih, masa temen-temen nya pada main Super KIPS kita main Supercup kan ga update hehehe… #tepok jidat

papasan kop ninja

papasan kop ninja

Apa sih bedanya? Kalau 2 tak ga ada noken as, per klep, klep, rantai kamprat dan tetek bengek lain yang ribet di head dan kinerja mesin yang lebih ringan, serta basic tenaga mesin 2 tak standar udah kencang, lantas apa serunya?! Tantangannya adalah not to make a mistake in choosing part or do tuning . Dalam 2 tak sedikit itu lebih baik daripada berlebihan. Korekan yang kebablasan justru akan bikin power drop jauh dari kondisi standar nya. Padahal tahu sendiri cylinder block ninja harganya lumayan… Hihihi… So, disini kejelian assisten 2 tak kita , berkolaborasi membentuk sebuah karya untuk mengisi catatan kecil kita.

Mas rocky bergaya dulu hehehe

bergaya dulu hehehe

Tujuan utama modifikasi adalah selalu untuk meningkatkan torque , sama aja dengan prinsip 4tak – caranya dengan meningkatkan kompresi, karena disitu sumber tenaga berasal. Kop diusung ke meja bubut dilakukan pemapasan kop sebanyak 0,8mm kemudian membentuk ulang squish dengan kemiringan 13 derajat lebar squish 8mm. Mengapa tidak disamakan dengan derajat piston yang berada di tirusan 12 derajat? Tentu agar kompresinya tidak terlalu tinggi. Beda jika untuk spec semi balap , bisa dibikin 12 derajat, atau kalau mau untuk balap mungkin bisa dicoba squish kemiringan 11 derajat diatur sesuai kompresi yang diinginkan. Untuk head ninja jangan lupa diberikan Nat 0,3 mm diameter squish 59mm. Soalnya ya bisa dilihat sendiri clearance piston ninja tipis banget di bibir blok. Kalau mau coba ga make nat trus seker nubruk kop dan stang kena ya monggo hihihi, tapi resiko ditanggung pemirsa ya.

masih seputar porting ninja 2tak

masih seputar porting ninja 2tak

Untuk modifikasi area cylinder block kita menggoyangkan bor tuner ke lubang di dalam blok, sasaran utama tentunya lubang exhaust. Di lebarkan jadi 40mm supaya tenaga lebih merata besar nya di putaran atas, total tinggi porting exhaust sampai TMA dibikin jadi 31mm ini sama aja memperlama durasi exhaust mengimbangi kompresi yang naik dari papasan kop, lubang transfer bahan bakar ditinggikan 0,5mm rata.   Sebenernya ini sih masih ilmu ATM (Amati , Tiru, Modifikasi ) dari ukuran blok cylinder PDK Gold hahaha… jadi Blok silver pun berasa jadi Emas, ga usah perlu beli yang mahal-mahal, bismillah MURah MERiah kenCENG ^_^ Hasilnya alhamdulillah emang tenaga melonjak 30 % di putaran atas.

Petal membran standar di lengserkan diganti type carbon, keuntungannya katup ini tidak mudah retak atau pecah terkena tekanan silinder tinggi sehingga bisa di pastikan motor ga akan ngacau atau susah untuk di hidupkan. Pengennya sih pasang Vforce supaya kalo di 4tak itu kaya pasang head klep gede, tapi nge tes bahan carbon fiber yang ringan dan lentur ini dulu aja lah biar tampak luar standar tapi daya tahan tinggi.

Dynograph ninja standar turing 31dk

Dynograph ninja standar turing 31dk

Kampas kopling pakai punya yamaha Scorpio , pir kopling diganti merk TDR – Racing, mengimbangi torsi dari karburator yang di reamer jadi venturi 30mm dengan komposisi main jet basah tentu supaya putaran atas ngga gampang macet pistonnya. Pilihan knalpot ngga’ pernah main-main , apalagi untuk mesin 2 tak. WRX salah satu tuner knalpot ternama di Indonesia kita percaya untuk menjadi pamungkas , karena sudah banyak terbukti di motor-motor korekan 4 tak kita baik untuk harian, semi maupun full race. Toh hasilnya WRX sangat memuaskan, dari segi suara , performa, maupun penampilan… josss!!!

Meski test rider kita sudah mencoba gigi 6 nya yang nembus 180 kpj on road tapi gas belum habis, Ngga asyik bila hasil modifikasi tidak di nilai di atas meja dyno. Hasilnya Peak power didapat 31dk @ 10,500 rpm dari standar nya yang ada di 26 dk, dan power di 12,000 rpm bertahan di 30,2 dk dari standarnya yang 23 dk. Disyukuri dahulu , karena dengan ilmu syukur pasti nanti berdatangan ninja-ninja yang ingin dikorek lebih gila lagi karena kami melihat masih banyak yang bisa di terapkan di mesin ini meski dengan kapasitas mesin standar. Terpenting…

kalau buat balap kudu lebih detail nih

kalau buat balap kudu lebih detail nih

TETAP SEHAT !! TETAP SEMANGAT !! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 264aca8d

fb : RAT MOTORSPORT INDONESIA

insta : ratmotorsby 




TUNE LOBE SEPARATION ANGLE

Bisa dipahami, kerja utama dari noken as adalah untuk mengontrol waktu kapan klep membuka dan menutup. Dimana lobe intake dan lobe exhaust bekerja secara masing-masing. Jarak pemisah antar kedua lobe dinamakan Lobe Separation, karena diukur dalam derajat maka disebut Lobe Separation Angle (Sudut Pemisah Lobe). Lobe Separation diukur antara puncak intake lobe dengan puncak exhaust lobe. Pada dasarnya berada di area separuh dari derajat putaran kruk As antara puncak exhaust dengan puncak intake. Jika durasi tetap, memperbesar LSA sama dengan memperkecil Overlap, sebaliknya menyempitkan LSA memperbesar Overlap.

“Bisanya, jika semua faktor tetap, melebarkan LSA menghasilkan kurva torsi yang rata dan lebih lebar yang bagus di RPM tinggi tapi membuat respon gas lambat” terang Billy Godbold, desainer camshaft CompCamp USA. “Merapatkan LSA menghasilkan efek berlawanan, membuat torsi memuncak, mesin cepat teriak, namun rentang tenaga sempit.”

Ada beberapa alasan  merubah lobe separation untuk mempengaruhi performa mesin. Misal, jika kamu memakai setang piston relatif lebih panjang, kondisi ini membuat piston berada pada TMA lebih lama. Noken as dengan LSA lebar mungkin akan lebih cocok untuk situasi ini.

OVERLAP : Posisi dimana kedua klep inlet / exhaust sama-sama terbuka sedikit dan piston berada di TMA.  Terjadi di akhir langkah buang dimana klep Ex menutup dan diawal langkah hisap dimana klep In mulai membuka. Selama periode Overlaping, port Ex dan port In dapat “berkomunikasi” satu sama lain. Idealnya, kamu ingin menghasilkan efek agar kabut bersih di Intake Port tersedot masuk ke ruang bakar oleh bantuan kevakuman port Ex sehingga pengisian silinder dapat lebih efisien. Desain cam dan kombinasi porting yang jelek akan menghasilkan efek sebaliknya, dimana gas buang menyusup masuk melewati klep In terus ke dalam porting Intake.

Beberapa faktor mempengaruhi seberapa banyak overlapping yang ideal pada mesinmu. Ruang bakar yang kecil biasanya butuh overlap yang sedikit saja, dikarenakan didesain untuk memaksimalkan Torsi di RPM rendah. Kebanyakan mesin balap saat ini bergantung pada putaran mesin tinggi untuk memaksimalkan gear rasio, sehingga overlap yang banyak justru membantu. Ketika RPM melonjak, klep in membuka dan menutup semakin cepat. Jumlah udara dan bahan bakar yang besar harus dapat dimasukkan ke ruang bakar dalam waktu yang singkat, oleh karenanya meningkatkan durasi overlap membantu di proses ini.

Setang piston / stroke yang panjang, menjadi mendadak popular di trek balap lurus, memiliki efek yang sama dengan hanya mengatur LSA. Karena piston bertahan di TDC semakin lama, ini membuat ruang bakara seakan mengecil untuk menerima pasokan udara/bahan bakar. Karena itu, overlap yang lebih sedikit mampu mengisi ruang bakar lebih baik. Selain mengurangi kevakuman dan potensi gas membalik, kebanyakan Overlaping dalam mesin balap menghasilkan gas yang tidak terbakar langsung menuju pipa knalpot, membuat mesin rakus bahan bakar. Untuk kebanyakan balap jarak pendek, ini tidak menjadi masalah. Tapi jika kamu sedang balap dengan jarak tempuh tinggi atau jumlah lap banyak hal ini akan memperbanyak waktu masuk pitstop.

DURATION adalah waktu yang diukur dalam derajat putaran kruk As, dimana –baik klep In maupun Ex- sedang terbuka.

Saat putaran mesin meningkat, mesin seringkali mencapai poin dimana kesulitan mengisi silinder dengan pasokan udara/bahan-bakar dalam waktu singkat saat klep in terbuka. Hal yang sama terjadi saat ingin membuang gas sisa pembakaran. Jawaban singkat atas masalah ini, buat klep In membuka lebih lama, yang berarti memperbesar durasinya. Untuk memaksimalkan aliran saat langkah buang, banyak desainer cam Extreme memulai klep membuka medekati posisi saat piston berada di tengah-tengah langkah Usaha. Ini terlihat akan mengurangi tenaga yang dihasilkan, tapi idenya adalah membuat klep Ex sudah terbuka penuh saat piston berada di TMB akan melakukan langkah buang. Selama langkah usaha, ledakan bahan-bakar sudah menggunakan sekitar 80 % dari tenaga untuk menendang piston turun saat kruk as baru berputar 90 derajat atau saat piston berada di tengah proses turun. Separuhnya lagi member efek yang sedikit untuk meningkatkan tenaga, dan akan lebih baik jika dimanfaatkan untuk menbuang gas sisa pembakaran sehingga udara yang terhisap masuk akan lebih bersih nantinya.

LIFTV.S.DURATIONV.S.ACCELERATIOn

Ini adalah pernyataan yang seringkali kita dengar: Klep paling efisien dalam mengalirkan udara (baik intake / exhaust) saat terbuka penuh. Kita harus membuang jauh pikiran itu. Karena pernyataan itu berarti memberitahu kita bahwa untuk menghasilkan performa mesin maksimal, waktu proses klep terangkat maupun saat turun adalah sia-sia belaka. Seakan-akan klep harus terbuka penuh dalam waktu cepat untuk menghasilkan flow maksimum, sedangkan klep harus cepat menutup penuh untuk memampatkan kompresi.

Untuk mendekati proses ini kebanyakan Extreme Racing Cam menjadi memiliki profil lobe yang kelihatan konyol, sangat tajam sehingga membuka dan menutup klep dengan cepat. Ini membutuhkan perklep lebih kuat, serta bobot rocker arm yang ringan untuk menjaga kontrol klep, dan bahkan Engine Tuner serta Desainer Noken As masih mencari cara konyol untuk membuka klep lebih cepat lagi.

Cam yang super agresiv dengan lift tinggi memungkinkan kamu memperpendek durasi pada situasi tertentu, dimana memang dapat membantu tenaga. “Agresif Ramp membantu klep untuk mencapai puncak maksimum velocity lebih dini, memungkinkan lebih banyak area untuk durasi. Mesin dengan airflow terbatas (karburator kecil) kelihatan sangat menyukai profil yang agresif. Seakan-akan ini meningkatkan sinyal untuk mendapatkan pasokan melewati batasan venturi tersebut. Waktu klep menutup balik dengan cepat yang berarti memperpendek durasi klep in menutup akan menghasilkan tekanan silinder lebih dahsyat.

Akselerasi Ramp profil cam harus diperhatikan berdasarkan rocker arm masih menggunakan plat datar atau telah memakai roller. Roller lebih mampu menerima akselerasi tinggi dibandingkan rocker arm konvensional, sehingga gejala floating mampu diminimalkan.

DURASI PADA 1 mm

Satu hal yang membuat pusing banyak engineer adalah pabrikan noken as mencantumkan durasi yang tidak jelas. Karena durasi yang diiklankan berbeda dengan durasi saat noken as Di dial di mesin. Masalahnya banyak pabrikan memakai banyak patokan untuk mengukur durasi. Oleh karenanya kita harus terbiasa memiliki standard saat bicara durasi noken As, patokan angkatan klep 1mm adalah yang dipakai dunia Internasional.

Biasanya, klep belum mulai mengalirkan udara secara baik hingga mencapai angkatan tertentu. Juga, perbedaan dalam hempasan noken as membuat semakin sulit untuk mengukur momen klep mulai terangkat dari seating klep. Akhirnya, durasi pada 1mm dari lobe lift lebih mudah diukur dan membuat hidup semua orang lebih mudah dalam menyeting cam timing di busur derajat. Lebih mudah mengukur durasi 1mm daripada harus mencari tahu kapan klep benar-benar mulai terangkat. Saat memakai busur derajat dan dial indicator, disini jauh lebih presisi untuk menentukan durasi saat dial indicator menunjuk lift 1mm dibandingkan durasi saat lift baru 0.10mm misalnya.”

ADVANCE V.S RETARD CAM

Dengan setingan timing cam special, kamu dapat merubah sudut noken as relative terhadap kruk As. Memutar cam maju membuat event bukaan klep terjadi lebih cepat, ini dinamakan Advance. Retard adalah kebalikannya. Yang perlu diperhatikan batasan memajukan noken as adalah 4 derajat saja. Kebanyakan mesin merespon lebih baik dengan sedikit advance. Seakan-akan mempercepat intake membuka dan menutup. Semakin cepat intake menutup maka menambah tekanan silinder sehingga respon mesin akan lebih bagus. Memajukan cam akan menambah torsi di RPM bawah, tapi jika mesinmu sekarat sebelum finish, maka memundurkan cam akan membantu menambah sedikit tenaga di putaran atas.

Beberapa informasi yang kita berikan perlu digali lebih dalam lagi, namun jangan khawatir. Berikut adalah tabel indicator perubahan cam dan efek yang biasanya dihasilkan. Perlu diingat, setiap paket mesin adalah berbeda, sehingga hasilnya dapat bervariasi. Ini hanyalah petunjuk umum saja.

.Cam Change:

Typical effect

Menambah LSA:

Powerbandlebih lebar, Power memuncak, Stasioner lembut

Mengurangi LSA:

Meningkatkan Torsi menengah, Akselerasi cepat, Powerband lebih sempit.

Durasi Tinggi:

Menggeser rentang tenaga lebih ke RPM atas

Durasi Rendah:

Menambah Torsi putaran bawah

Overlaping Banyak:

Meningkatkan sinyal ke Karburator, Boros konsumsi bahan-bakar, rawan dorongan balik

Overlaping Sedikit:

Meningkatkan Respon RPM bawah, Irit bahan bakar, rawan suhu mesin lebih panas

Tetap Sehat – Tetap Semangat! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

Raya Bypass Juanda no 1

Sidoarjo

085645577007

bbm pin : 28a08677 


Alhamdulillah,

Dynosheet KODOMO si supra125 monster jalanan :p

Dynosheet KODOMO si supra125 monster jalanan :p

Sujud syukur kehadiran Allah SWT , atas kesempatan yang selalu diberi dan atas pelanggan yang baik dijodohkan kepada kami. Kali ini adalah pemuda, Mr. C , sesuai inisialnya pemuda ceria , penuh energi, bersemangat, mandiri ya lengkap kaya permen vitamin C lah pokoknya… Hahaha.. Datang ke bengkel dengan kondisi mesin yg sudah di bore up habis spec tiger, piston tiger, klep tiger, kok nggak kruk as dan noken as nya tiger juga hehehe… :D Minta direparasi ulang , kok gak dari awalnya aja sekalian bikin di RAT, kaya gini kan malah suram kerja 2 kali, walah nasib wkwkw

Tapi demi sang pelanggan, kita pun rela diajak belajar bersama riset motornya, kapasitas mesin yang sudah mendekati 190cc gimana caranya aman dipakai harian. Sebenernya kita cuma menata konfigurasi mesin , porting ulang , atur kompresi, modif noken as, dan finishing kecil-kecil. Kalau disuruh ganti performance kit lengkap bisa nangis yang punya motor, galau :D

Tahan geber hingga hampir 12000 rpm

Tahan geber hingga hampir 12000 rpm

Lanjut cerita, mesin dibongkar ditata ulang , stang piston yang semula pakai honda legenda (supaya nol paking maksudnya mekanik sebelumnya) diganti stang standarnya, supaya piston malah ada jenongnya maksud mekanik RAT wkwkwkw.., Ya kan terserah sini, kan sudah diserahkan disini :D  kan lumayan dapet ongkos bongkar pasang stang, center dan balans kruk as, trus bubut piston hihihi… Sparepart mah mau pelanggan beli sendiri juga ga masalah, apalagi kalau belinya dipercayakan ke kita, malah bahagia dapet tambahan buat beli jajan wkwkwkwk.. Nah ini juga pengalaman Mr.C yang paling lucu, maksud hati mau berhemat beli dan pasang cdi BRT di luar bengkel RAT, di toko variasi katanya, motornya malah njebluk klep nya bengkok gara-gara di tes blayer-blayer wkwkwk… Harusnya nota CDI 500, pasangnya jadi 1jutaan lebih gara-gara reparasi klep… Hadeeehhh… Padahal kan udah banyak yang meng-info kan , bahwa kalau pake CDI Unlimiter, merk apapun, jangan digeber ditempat alias jangan di gas pol mentok dok pada saat motor kondisi netral, bisa FLOATING, yang berakibat Njebluk mesine… rusak parah wkwkwkw.. So, para mekanik meski yang menangani standard ga ada salahnya juga tahu informasi, demi kemajuan bersama.

piston kodomo, merknya masih NPP

piston kodomo, merknya masih NPP

Oiya , alasan kami mengganti stang itu secara teoritis efek panjang pendek stang seker bisa disimpulkan secara singkat sbb :

– Stang panjang : Hisapannya lebih kuat, tekanan silindernya lebih kuat, membantu pembuangan meski knalpot tidak seberapa bagus, membutuhkan timing pengapian lebih tinggi untuk meningkatkan torsi, F1 dan MotoGP semua memakai stang panjang, tanya kenapa? :D

– Stang pendek : Hisapannya lebih jelek , jadi membutuhkan head yang lebih istimewa. Jadi yang suka nol paking stang pendek bisa order head by RAT ya teman-teman hihihi… Lebih membutuhkan kompresi tinggi, ga cocok untuk harian, buat balap mungkin, masih mungkin lho… Gesekan ke dinding silinder lebih banyak.

Ya itu juga cuma baca dari http://www.stahlheaders.com/Lit_Rod%20Length.htm , toh sebelum kita riset itu sudah banyak orang lain yang melakukan, tinggal cari informasi, mana yang menurut kita baik dipakai, mana yang kurang baik ditinggalkan.

yang punya ganteng, tapi motornya buluk hahahah

yang punya ganteng, tapi motornya buluk hahahah

Sesudah itu kita menata dome piston, kompresi, diukur dengan burete ketemu 11 lebih lah, pokoknya motore pake pertamax ngga ngelitik aman.. hihihi…  Head di porting ulang, padahal porting ini juga belum sempurna, jauh dari sempurna, lantas kenapa tidak disempurnakan? Ya namanya ini head bawaan dari modifikasi sebelumnya,  baru di porting sedikit udah bolong tembus ke samping :D gitu aja mr.C udah mau nangis lihat head nya ditambal lem disamping-sampingnya hahaha.. Padahal karbu reamer thailand ditambal lem malah kelihatan keren. Sebenernya, kalau mau rubah head Honda Karisma atau Supra125 lubang porting kudu ditambal las full dan digeser dibuat lurus dengan klep supaya flow nya lebih bagus. Proyek berikutnya aja lah, asolole jos, paket hemat dulu, kasihan mahasiswa satu ini …

Cam digrinding lift 8,xx mm , buka tutup klep ga jauh dari standardnya, karena posisi stang piston panjang lebih membutuhkan in close menutup cepat, Kalau ngga gitu kompresi dinamisnya malah terlalu kempos. Karakter cam yang cocok adalah karakter pelibas chicane bukan yang rolling speed hihihi.. bahasanya kaya roadrace aja.

Karbu juga mengandalkan pe28mm yang 250rban katanya, hadeeehhh… intake manifold mio, jetting spuyer saya suruh nyeting bongkar pasang karbu dan belanja spuyer sendiri :D RAT cuma jadi satpam, mengawasi. Katanya sih mau sambil belajar, ya kebetulan bisa disiksa sedikit lah biar tahu susahnya mekanik jengkang jengking. wkwkwkw… Knalpot buatan sendiri customize cak Sahek, silincer dari absolute revo. Coba pake knalpot WRX oval, hihihi.. Bisa lebih ganteng, tampilan maupun performa :)

rat menerima sulap head jebol, reparasi porting , dkk :D

rat menerima sulap head jebol, reparasi porting , dkk :D

Mesin dirakit lengkap, dinyalakan, lho, lha kok pir kick staternya lupa dipasang :D Tapi untung electric staternya kuat ngangkat, hehehe… nyaman. TInggal pencet, greng… Oiya motor fu sebelumnya yang bore up 212 cc itu electric stater juga masih nyala, tapi begitu kena percobaan karbu pwk35 airstrike, one way staternya rontok masing-masing hahahaha… Begitu di bawa ke dynotest oleh sang pemilik motor , hasilnya mengecewakan, torsi sudah lumayan 18,nm di 7,500 rpm beh motor kota-kota banget, buakk sitik josss… cuma angka tenaganya hanya menorehkan 21.9dk di 9,250 rpm. Seandainya porting nya dibesarkan  lagi puncak torsi bergeser di 8,500 rpm meski dengan angka tetap 18nm , bukan tidak mungkin tenaga di 10,500 rpm bisa nembus 25dk meski torsi sudah turun ke 16nm…  ngga percaya, hitung! Semua itu kan ilmu pasti..

Horsepower = Torsi x RPM / 6666

Hp = 16 x 10,500 /6666

Hp = 25.2 dk !

Semua itu sudah tercantum dalam teori, tinggal seberapa mampu dan disiplin kita menerapkan teori kedalam mekanikal engine. Kebiasaan yang baik, terukur baik, tertata baik, niscaya hasilnya baik meski dengan barang sederhana. Cara lain, Kalaupun portingnya tidak mau dibesarkan, bisa dibenahi dengan noken as, overlapnya ditinggikan. Namun kerugiannya, meninggikan overlap, otomatis lift cam harus ikut ditinggikan, nah kalau bilangnya udah tinggi dan tinggi pir klep nya bisa nyebut minta dibelikan akutagawa jepang yang 600ribuan , kira-kira galau nggak sang empu nya motor diajak riset lagi atau menyerah… Hahahaha… Yang pasti Mr.C itu orangnya ngangenin :D Kan kusediakan segudang jawaban untuk setiap rasa penasaranmu boss ku …

testimonial sang empu

testimonial sang empu

Tetap SEHAT ! Tetap SEMANGAT! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA No 17

SIDOARJO

085645577007

Assistance pin bbm : 264ACA8D / 28a08677


Alhamdulillah,

hasil dyno 28.9dk

hasil dyno 28.9dk

Puji syukur kepada Allah swt, masih diberi kesempatan menulis di tengah kesibukan riset dan orderan yang makin menggila… Apalagi sekarang bapak swega sudah memiliki putri ke-2 , namanya Kimi  :) Kalau si Meili sekarang udah mulai PAUD malahan.. hadeehhhh jadi orang tua itu lebih ribet daripada ngurusin motor ^_^ Tapi bahagia nya tak terlukiskan.

Kali ini motor legendaris suzuki satria fu,  sebenernyakorekan biasa saja, umum terjadi di kota besar indonesia, RAT juga udah beberapa kali bikin. Tapi Mr.G _ bacanya GE bukan Gay lho hahahah… bukan pelanggan biasa. Datang ke  bengkel menjadi sahabat kita dalam riset :) Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, Fakultas Teknik Mesin, Hobby dan Kuliahnya ternyata satu jiwa dengan jalan hidupnya. Pertama inginnya reparasi hasil bore up an dari bengkel sebelumnya , eh malah tersesat ke dalam Bore up dan Stroke up ala RAT. Betapa Jodoh dalam pertemanan, serta rejeki itu diatur oleh sang Maha Pemurah, maka bersemangatlah dalam berusaha! Dan bersungguh-sungguh karena ia Maha Pemberi. ^_^

FU 250cc harian punya bos hellen banyuwangi

FU 250cc harian punya bos hellen banyuwangi

Tak cukup hanya porting dan modif cam, para engineer junior RAT langsung dikomando untuk membelah mesinnya total. PERSIS seperti bikin mesin balap suzuki satria FU, hanya perbedaannya tidak banyak menggunakan part racing, dan kompresi nya tentu masih berjodoh dengan SPBU. Seluruh perangkat disimpan, diganti oleh Hi-Performance Kit  berupa kruk as langkah 55mm stang rx-king, blok bore up fu piston 70mm dome 2mm, cylinder head klep dengan katup inlet 27mm, exhaust 23mm full porting polished, ditambah piranti pengatur buka tutup klep alias noken as durasi besar + lift 1mm lebih tinggi dari standard, siap menggebrak…

Lantas apa ilmu yang didapat dari hasil modifikasi FU ini ?

SEKER NPP lho o o o hahaha

SEKER NPP lho o o o hahaha

Bahwasanya merk NPP tetap sakti menahan kompresi tinggi :D Inilah trik Murah-Meriah Kenceng, nyatanya meski menggunakan piston ber – merk NPP dan Stang merk NPP mesin tetap aman dipakai turing, lolos uji geberan dynotest puluhan kali hingga menembus tenaga 29dk dan torqi 21nm, hanya bearing pin piston diganti original. RPM juga masih kuat menembus 12rb-13rb rpm meski dengan bearing kruk as std. Hehehe… tapi tetep ilmu nya yang mahal dalam menata deck clearances, kompresi, dan centering + balancing kruk as :D

Kedua, sifat sejati mesin FU tahan kompresi tinggi. Terlihat dari dynotest, bahwa torqi baru bisa setara dengan kapasitas engine dalam arti efisiensi volumetrik mendekati ideal adalah ketika rasio kompresi menyentuh 12 : 1. Dari modal torsi besar yang di dapat bisa diharapkan tenaga yang besar pula – asaaallll… Letak peak torqi nya di rpm agak tinggi dan setelah itu tidak terlalu jatuh. Karena rumus tenaga itu simple , HP = torqi x rpm / 6666 . Meningkatkan TENAGA itu MODALNYA adalah menaikkan TORSI dan atau menaikkan RPM.

Racing Head FU by RAT

Racing Head FU by RAT

Lantas darimana menaikkan torsi ? NAH itu pertanyaan cerdas pemirsaaaa… masa mantengin blog rat dari jaman dulu ga tambah pinter hahaha… Jadi pelanggan juga harus pinter , jadi bisa memahami keinginan mekanik bahwasanya modifikasi mesin tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh riset dan riset itu = biaya. Tapi ketika riset itu jadi ilmu yang bermanfaat, insyaALLAH hasilnya akan penuh berkah. Kalau cuma butuh modif murah sebenernya malah jangan ke RAT, soalnya di RAT itu tempat berkumpulnya para periset, hehehe.. kalau pengen modif paket hemat, bisa diatur, porting polished ama naik kompresi kan hemat :D Tapi namanya aja hobby, yang penting persaudaraannya , bukan begitu?! :D

Menaikkan TORSI utamanya bisa dari kompresi, setiap kenaikan kompresi torsi / tenaga otomatis naik namun hal itu tidak selalu linier, artinya, ketika dari motor standard kompresi 9 dinaikkan menjadi 10 kerasanya banyak, di dyno naiknya lumayan, tapi ketika dari kompresi 11 ke 12 ternyata mungkin hasilnya hanya naik 1 dk, Oleh karena itu harus disiasati dari hal lain.

Testimoni hasil balap pelanggan RAT

Testimoni hasil balap pelanggan RAT

TORSI bisa juga ditingkatkan dari KARBURATOR. Semakin besar venturi karburator , torqi juga otomatis akan bertambah besar, pula tenaga. Dalam pengalaman riset, perpindahan karburator dari venturi 28mm ke 35mm bisa meningkatkan secara instan lebih dari 3 angka Horsepower / Torqi. Enak to , tanpa mikir langsung instan, ga pake audisi jadilah karburator PWK 35 airstrike idola indonesia dalam modifikasi mesin Hahahaha… Seandainya dipasang PWK 35 minimal tenaga 32hp pasti dicapai, dimodif noken as nya n porting lagi, bukan tidak mungkin 35dk tercapai. FU bore up ini sudah pernah diriset dengan noken as in + in standard, itu bisa mendapat tenaga 25dk dengan karburator pwk28mm, diganti karbu pwk35 airstriker langsung tembus ke 29dk.

Cara lain mengail TORSI bisa dilakukan melalui cara paling sulit yaitu Noken As. Dengan memperlebar durasi noken as alias menggemukkan profile camshaft, otomatis mesin menjadi lebih bertenaga. Namun noken as durasi besar bisa berakibat proses penggapaian peak (puncak) tenaga lebih lama dibanding yang durasi kecil. Oleh karenanya , biasanya dibantu oleh Programable CDI, dengan mereka ulang timing pengapian yang cocok , biasanya durasi noken as besar membutuhkan timing pengapian tinggi. Karena semakin tinggi derajat pengapian torsi juga semakin meningkat, pula dimana kita meletakkan titik tertinggi kurva pengapian disitulah puncak tertinggi torsi tergapai, entah kebetulan atau tidak tapi sewaktu kita uji dyno ya memang begitu kejadiannya :) Kalau noken as durasi besar dikawinkan dengan pengapian rendah , judulnya bisa dipastikan seperti rasa karburator setingan basah, agak lemot tapi berasa bertenaga, padahal motor yang benar-benar bertenaga itu ringan banget akselerasi rpm nya ke puncak :) Mana ada Moto GP lemot naik rpm nya :D wikikikiki…

noken as fu kompetisi by RAT

noken as fu kompetisi by RAT

Oleh karenanya noken as standard yang dilas ulang dan di profil oleh mas kiky RAT dikawinkan dengan kurva pengapian rextor monster untuk roadrace jupiter mp1 setingan sentul puncak tertinggi ada di 36derajat pada kisaran 9000rpm berhasil memuaskan risetan ini. Sementara peletakan puncak tenaga tentunya apa kata porting, semakin besar efeknya sama seperti noken as durasi besar, tenaga akan semakin bergeser di rpm tinggi. Inti dari porting sebenarnya adalah area disekitaran seating , jika mau lebih bertenaga biasanya diameter dalam seating dibuat minus 2mm dari diameter klep. Misal klep 27mm, diameter dalam seating klep 25mm, kalau diukur di flowbench baru jelas, CFM nya naik. Cuma untuk harian lebih aman jika mengikuti patokan mesin standardnya. Kalau menuruti kata om GRAHAM BELL, harusnya mesin ini menggunakan klep in diameter 28mm masing-masing. Sayangnya yang dituruti kok SWEGA BELL Hahahahaha … Ngaco :p

Tidak lupa Knalpot sebagai peranan penting pelepas gas buang , selain meningkatkan torsi dan tenaga , knalpot adalah pengontrol suhu mesin. Oleh karenanya knalpot WRX type OVAL kompetisi khusus untuk mesin bore up hingga 250 cc diorder langsung mengawal korekan kami.  Knalpot lokal tapi banyak mengawal motor kita tembus ke tenaga-tenaga yang menggairahkan… :D Terpenting juga model dan suaranya cocok dengan selera jiwa muda. Ngga tau kalau yang tua-tua :D Hehehehe…

Paketan fu 29dk

Paketan fu 29dk

Kampas kopling tetap mengandalkan suzuki rg150r, pir kopling dari CLD racing. Terbukti mumpuni dan awet, oli tetap mengandalkan Enduro Racing. Baunya harum… So sweeettt… Maklum mekanik RAT katrok ga pernah pakai parfum hahahaha jadi bau oli enduro udah pede kalo mau apel pacarnya :D

Siapa tahu ada yang berminat bikin FU korek harian dengan tenaga lebih mengerikan dan dijadikan ilmu? Kontak kami untuk menemani riset nya ya… :p  Buka titik .. JOZZZZ ^_^

Tetap SEHAT – Tetap SEMANGAT!! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA

Raya Bypass Juanda no. 17 Sedati – Sidoarjo

085645577007

Our assistance pin : 264ACA8D / 28a08677