Posts Tagged ‘balap’


Alhamdulillah ,

RX KING FIKRI

RX KING FIKRI

MEJENG DULU BIAR DAPAT PACAR

MEJENG DULU BIAR DAPAT PACAR

HASIL DYNOTEST

HASIL DYNOTEST

Belajar itu tidak cuma mementingkan individu , Dalam Islam, pentingnya pendidikan erat kaitannya dengan kehidupan sosial kemasyarakatan. Ditengah ekonomi carut marut ini, kita harus bisa bertahan ga cuma mengeluh. Pengen tetep kenceng, ya harus putar akal dong. Oleh karenanya ini adalah karya PAHE dari mas Fikri mekanik junior RAT yang menyederhanakan spec rx-king sukhoi yang pernah terbit, konsepnya adalah modif kencang dengan modal yang ga sebanyak bos pemilik sukhoi hehehe… Soalnya dolar lagi GALAU, mendekati no telf MC’Donald Delivery aja… Jadinya tidak ada sparepart import dari Amerika yang dibenamkan, karena mahal pake banget. Mending dibuat beli bakso apa nasi padang aja deh- memperkaya orang dalam negeri sendiri.

Kuncinya adalah FLOW , pemilihan karbu pwk 34mm koso dan membran RXZ menjadi acuan utama untuk sumber pasokan bahan bakar. Kedua, tentu kepiawaian korekan blok silinder dong. Porting exhaust dibabat habis hingga tinggi 28mm , tidak terlalu extreme memang mengingat ini motor cuma buat standing dan terbang… eh,, untuk turing jalan-jalan. Wkwkwkw Porting inlet di reamer menyesuaikan rumah membran yang baru. Serta transfer-transfer dinaikan sedikit, lebih banyak dibuat melengkung.

cdi rakitan RAT

cdi rakitan RAT

Papasan head 1,5mm dilakukan, lalu menata ulang derajat squish 14 derajat. Lebar squish 12mm. Mengingat ini cuma buat harian , maka kalau squish nya semakin kecil takutnya motornya ngookkkk :D Supaya RPM bisa tinggi tidak lupa CDI dipakai hasil modifikasi RAT, cdi rakitan yang bisa bikin rx king melengking lebih dari 12.000 rpm hihihih… Knalpot tidak lupa dibuatkan di WRS racing, dengan model 3v3, sudah tidak pakai coba-coba. Paket hemat yang mengandalkan piston oveersaiz 100 ini di dyno tembus 29dk++ yah naik 13dk dari kondisi standardnya. Puji syukur,,, yang penting awet dulu, besok – besok kalau mau dikembangkan lagi bisa ^_^

kalau ini rx king dani nawe salatiga

kalau ini rx king yang lebih keren hehehe

Tetap SEHAT!! Tetap SEMANGAT!! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 5511f334 / 5afc92ee

fb : RAT MOTORSPORT INDONESIA

insta : ratmotorsby 


Alhamdulillah,

fu adit

Bersyukur selalu diperbanyak tali silaturahmi dengan orang-orang baik.

Adalah Mr.A kini menjadi seperti saudara dengan salah satu asisten ahli kami, begitu akrab karena motornya udah sukses di ledak kan menjadi 36dk. Tidak main-main dana yang di alokasikan, pula keseriusan  dan tanggung jawab kami dalam tuning. Karena amanahnya adalah supaya modifikasi nya ini menjadi berkah dan ilmu nya bisa ditularkan, siapa tahu bisa dikembangkan lagi oleh teman-teman diluar sana ^_^ Karena kami akan dengan senang hati membantu riset kalian…

Selalu andalan kami adalah memulai dari penguatan bak tengah alias area cranckase. Dengan membelah total, re-build dilakukan dengan menggeser big-end ke atas, alias melakukan stroke up. Big end FU yang ber diameter 30mm dilengserkan dengan big end stang yamaha RX-KING yang berdiameter 28mm. Dengan titik pusat  yang lebih kecil dan lebih menepi, berbanding dengan daun kruk as besar- menurut teorinya hal ini akan menghasilkan daya puntir lebih besar menghasilkan torsi. Langkah naik turun piston kini diperpanjang menjadi 55 milimeter. Panjang stang fu 102,5 mm, sedangn rxking 100mm, selisih 2mm menurut kalkulasi kami masih sangat aman. Karena perbandingan ROD TO STROKE ratio masih di angka 1,8 : 1 , itu artinya mungkin kita akan kehilangan sedikit kemampuan mengail RPM tinggi, namun yakin akan torsi yang melimpah di putaran bawah dan menengah. Tapi kalau dipikir-pikir jupiter z balap saja masih di angka 1,7 dan bisa mengail RPM hingga 15,000 RPM dengan aman, apalagi cuma motor harian yang bekerja dibawah 13,000 RPM. Hehehe… Lha itu mekanik suzuki juga agak lebai bikin perbandingan panjang stang dengan stroke nya.

fu,,jpg

Langkah selanjutnya yang dilakukan mbah Barjo adalah BORE UP!! Yeeeaaa… Bore up adalah favorit kami dalam modifikasi. Naik motor belum kerasa enjoy kalau enggak di bore up. Tak mau tanggung, set piston LHK Thailand diboyong ke dalam silinder hingga membengkak 10 milimeter dari diameter standardnya. Setelah dihitung, kapasitas mesin terbaru 225cc. Modal torque 23 n.m , paling tidak perkiraan kami bisa menghasilkan tenaga maksimum 32 dk nantinya :) Piston LHK ini dipilih supaya lebih awet untuk harian, untuk balap aja awet apalagi cuma dipakai jalan-jalan di macet kota :D Lagipula top piston lebih rendah dari standar sehingga tampak luar tetap standard. Manis !

Kepala Cylinder langsung dirubah konfigurasi nya menjadii katup 27/ 23 , Bahan dipilih dari katup BAJAJ PULSAR 220 cc. Kapasitas mesin sama, jadi dijamin ke awetan nya :D Dengan batang stem 4,5mm , membuat aliran udara dan bahan bakar melalui lubang porting lebih lega tidak terhalang batang klep yang besar. Ditimbang dari sisi mekanikal, klep bajaj pulsar ini sangat istimewa, selain kuat juga ringan, sehingga tidak diperlukan pir klep yang keras. Maka pir klep FXR made in Japan dijadikan andalan mengembalikan payung klep pada kedudukannya.

barjo lagi porting

Porting oleh mbah barjo dihajar habis, utamanya pada lubang buang yang dilebarkan. Ini seperti prinsip super kips pengennya , biar sisa bahan bakar terbuang habis – bis – bis – bos –  bus – bes – bas :D Lubang intake dibuat selebar 31 mm bulat , digamit manifold koso, sedangkan bowl area dibuat 90 % diameter klep. Tidak lupa punggung klep terkena modifikasi, istilah teknis kerennya adalah : BACK CUT! Alias Dibubut Belakangnya.

Noken as ditambal las , kemudian di profil ulang oleh pak Indra dan ditata pada bukaan 50-27 untuk klep intake. Sedangkan durasi exhaust sengaja dibuat lebih besar dari intake, memiliki phase 52-29. Pada saat proses Overlaping diukur klep intake terangkat setinggi 2,7 mm, sedangkan overlaping exhaust 2,9 mm, lho exos nya lebih tinggi. Belum berakhir Puncak Lift exos nya dibuat lebih tinggi – Lift Ex 8,4 mm, sedangkan Lift In 8,1mm. Intinya kita lagi tergila-gila riset pembuangan gara-gara Ninja. Wkwkwkw…. Belum lagi Sisa ledakan dikawal oleh Knalpot WRX stainless spesial dari jepang sehingga jelas lebih PLONG dan lebih tahan panas mesin bore up.

setup

Tidak lupa kompresi tetap diwajibkan ditekan pada angka 12 : 1 , supaya tetap bisa dimakan pertamax. Takut kurang padat?! Karburator kami pasang PWK AIRSTRIKER ber venturi 35 mm SUDCO USA. Kombinasi jetting yang disempurnakan diatas mesin DYNOTEST, ketemu ukuran PJ 52, MJ 125. Tidak lupa kombinasi Jarum kita ambil dari karburator PJ 34 untuk menstabilkan sinyal karburator. Menanggapi pasokan bahan bakar yang melimpah CDI REXTOR PRODRAG di komando membakar pasokan bahan-bakar pada 39 derajat sebelum TMA. Mengapa begitu tinggi ? Karena durasi noken as relatif besar, serta perbandingan kompresi rendah, kami membutuhkan pemajuan pengapian untuk meningkatkan torsi. Selain berfungsi meningkatnya torsi – memajukan timing pengapian mempercepat pula akselerasi putaran mesin. Kalau RPM mesin nggak terbuka habis, maka percuma saja karkter seperti ini tidak disukai oleh pebalap kami, Sona Yanmar, yang dititah kan sebagai test driver.

Sebenernya ga beda jauh dari FU yang 32 dk, cuma tambahan ekstra 4dk ini dari barang-barang yang lebih baik kualitasnya, sehingga lebih memudahkan mekanik menghasilkan tenaga lebih besar. Dibawa ke Kenjeran surabaya , dalam beberapa kali seting ketemu waktu terbaik 8,2  detik. Kenapa timer nya belum maksimal?  Karena motornya lebih banyak terbang di udara dari pada melekat lurus ke aspal wakakkaa… kasian kena rasio standard, pebalapnya sulit mengontrol tenaga dan hentakan kampas suzuki RGR dan pir kopling racing bee. Dipasang NOS aja lah sekalian bos Hahaha… Tapi apapun…

Pelanggan juga bisa belajar porting sendiri motornya lho... :D

Pelanggan juga bisa belajar porting sendiri motornya lho… :D

TETAP SEHAT ! TETAP SEMANGAT! JALIN PERSAUDARAAN DALAM MODIFIKASI ^_^

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 5511f334 / 5afc92ee

fb : RAT MOTORSPORT INDONESIA

insta : ratmotorsby 

 


Alhamdulillah,

Dynosheet KODOMO si supra125 monster jalanan :p

Dynosheet KODOMO si supra125 monster jalanan :p

Sujud syukur kehadiran Allah SWT , atas kesempatan yang selalu diberi dan atas pelanggan yang baik dijodohkan kepada kami. Kali ini adalah pemuda, Mr. C , sesuai inisialnya pemuda ceria , penuh energi, bersemangat, mandiri ya lengkap kaya permen vitamin C lah pokoknya… Hahaha.. Datang ke bengkel dengan kondisi mesin yg sudah di bore up habis spec tiger, piston tiger, klep tiger, kok nggak kruk as dan noken as nya tiger juga hehehe… :D Minta direparasi ulang , kok gak dari awalnya aja sekalian bikin di RAT, kaya gini kan malah suram kerja 2 kali, walah nasib wkwkw

Tapi demi sang pelanggan, kita pun rela diajak belajar bersama riset motornya, kapasitas mesin yang sudah mendekati 190cc gimana caranya aman dipakai harian. Sebenernya kita cuma menata konfigurasi mesin , porting ulang , atur kompresi, modif noken as, dan finishing kecil-kecil. Kalau disuruh ganti performance kit lengkap bisa nangis yang punya motor, galau :D

Tahan geber hingga hampir 12000 rpm

Tahan geber hingga hampir 12000 rpm

Lanjut cerita, mesin dibongkar ditata ulang , stang piston yang semula pakai honda legenda (supaya nol paking maksudnya mekanik sebelumnya) diganti stang standarnya, supaya piston malah ada jenongnya maksud mekanik RAT wkwkwkw.., Ya kan terserah sini, kan sudah diserahkan disini :D  kan lumayan dapet ongkos bongkar pasang stang, center dan balans kruk as, trus bubut piston hihihi… Sparepart mah mau pelanggan beli sendiri juga ga masalah, apalagi kalau belinya dipercayakan ke kita, malah bahagia dapet tambahan buat beli jajan wkwkwkwk.. Nah ini juga pengalaman Mr.C yang paling lucu, maksud hati mau berhemat beli dan pasang cdi BRT di luar bengkel RAT, di toko variasi katanya, motornya malah njebluk klep nya bengkok gara-gara di tes blayer-blayer wkwkwk… Harusnya nota CDI 500, pasangnya jadi 1jutaan lebih gara-gara reparasi klep… Hadeeehhh… Padahal kan udah banyak yang meng-info kan , bahwa kalau pake CDI Unlimiter, merk apapun, jangan digeber ditempat alias jangan di gas pol mentok dok pada saat motor kondisi netral, bisa FLOATING, yang berakibat Njebluk mesine… rusak parah wkwkwkw.. So, para mekanik meski yang menangani standard ga ada salahnya juga tahu informasi, demi kemajuan bersama.

piston kodomo, merknya masih NPP

piston kodomo, merknya masih NPP

Oiya , alasan kami mengganti stang itu secara teoritis efek panjang pendek stang seker bisa disimpulkan secara singkat sbb :

– Stang panjang : Hisapannya lebih kuat, tekanan silindernya lebih kuat, membantu pembuangan meski knalpot tidak seberapa bagus, membutuhkan timing pengapian lebih tinggi untuk meningkatkan torsi, F1 dan MotoGP semua memakai stang panjang, tanya kenapa? :D

– Stang pendek : Hisapannya lebih jelek , jadi membutuhkan head yang lebih istimewa. Jadi yang suka nol paking stang pendek bisa order head by RAT ya teman-teman hihihi… Lebih membutuhkan kompresi tinggi, ga cocok untuk harian, buat balap mungkin, masih mungkin lho… Gesekan ke dinding silinder lebih banyak.

Ya itu juga cuma baca dari http://www.stahlheaders.com/Lit_Rod%20Length.htm , toh sebelum kita riset itu sudah banyak orang lain yang melakukan, tinggal cari informasi, mana yang menurut kita baik dipakai, mana yang kurang baik ditinggalkan.

yang punya ganteng, tapi motornya buluk hahahah

yang punya ganteng, tapi motornya buluk hahahah

Sesudah itu kita menata dome piston, kompresi, diukur dengan burete ketemu 11 lebih lah, pokoknya motore pake pertamax ngga ngelitik aman.. hihihi…  Head di porting ulang, padahal porting ini juga belum sempurna, jauh dari sempurna, lantas kenapa tidak disempurnakan? Ya namanya ini head bawaan dari modifikasi sebelumnya,  baru di porting sedikit udah bolong tembus ke samping :D gitu aja mr.C udah mau nangis lihat head nya ditambal lem disamping-sampingnya hahaha.. Padahal karbu reamer thailand ditambal lem malah kelihatan keren. Sebenernya, kalau mau rubah head Honda Karisma atau Supra125 lubang porting kudu ditambal las full dan digeser dibuat lurus dengan klep supaya flow nya lebih bagus. Proyek berikutnya aja lah, asolole jos, paket hemat dulu, kasihan mahasiswa satu ini …

Cam digrinding lift 8,xx mm , buka tutup klep ga jauh dari standardnya, karena posisi stang piston panjang lebih membutuhkan in close menutup cepat, Kalau ngga gitu kompresi dinamisnya malah terlalu kempos. Karakter cam yang cocok adalah karakter pelibas chicane bukan yang rolling speed hihihi.. bahasanya kaya roadrace aja.

Karbu juga mengandalkan pe28mm yang 250rban katanya, hadeeehhh… intake manifold mio, jetting spuyer saya suruh nyeting bongkar pasang karbu dan belanja spuyer sendiri :D RAT cuma jadi satpam, mengawasi. Katanya sih mau sambil belajar, ya kebetulan bisa disiksa sedikit lah biar tahu susahnya mekanik jengkang jengking. wkwkwkw… Knalpot buatan sendiri customize cak Sahek, silincer dari absolute revo. Coba pake knalpot WRX oval, hihihi.. Bisa lebih ganteng, tampilan maupun performa :)

rat menerima sulap head jebol, reparasi porting , dkk :D

rat menerima sulap head jebol, reparasi porting , dkk :D

Mesin dirakit lengkap, dinyalakan, lho, lha kok pir kick staternya lupa dipasang :D Tapi untung electric staternya kuat ngangkat, hehehe… nyaman. TInggal pencet, greng… Oiya motor fu sebelumnya yang bore up 212 cc itu electric stater juga masih nyala, tapi begitu kena percobaan karbu pwk35 airstrike, one way staternya rontok masing-masing hahahaha… Begitu di bawa ke dynotest oleh sang pemilik motor , hasilnya mengecewakan, torsi sudah lumayan 18,nm di 7,500 rpm beh motor kota-kota banget, buakk sitik josss… cuma angka tenaganya hanya menorehkan 21.9dk di 9,250 rpm. Seandainya porting nya dibesarkan  lagi puncak torsi bergeser di 8,500 rpm meski dengan angka tetap 18nm , bukan tidak mungkin tenaga di 10,500 rpm bisa nembus 25dk meski torsi sudah turun ke 16nm…  ngga percaya, hitung! Semua itu kan ilmu pasti..

Horsepower = Torsi x RPM / 6666

Hp = 16 x 10,500 /6666

Hp = 25.2 dk !

Semua itu sudah tercantum dalam teori, tinggal seberapa mampu dan disiplin kita menerapkan teori kedalam mekanikal engine. Kebiasaan yang baik, terukur baik, tertata baik, niscaya hasilnya baik meski dengan barang sederhana. Cara lain, Kalaupun portingnya tidak mau dibesarkan, bisa dibenahi dengan noken as, overlapnya ditinggikan. Namun kerugiannya, meninggikan overlap, otomatis lift cam harus ikut ditinggikan, nah kalau bilangnya udah tinggi dan tinggi pir klep nya bisa nyebut minta dibelikan akutagawa jepang yang 600ribuan , kira-kira galau nggak sang empu nya motor diajak riset lagi atau menyerah… Hahahaha… Yang pasti Mr.C itu orangnya ngangenin :D Kan kusediakan segudang jawaban untuk setiap rasa penasaranmu boss ku …

testimonial sang empu

testimonial sang empu

Tetap SEHAT ! Tetap SEMANGAT! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA No 17

SIDOARJO

085645577007

Assistance pin bbm : 264ACA8D / 28a08677


Alhamdulillah,

Meili feat Rainbow Bike 130cc

Tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang menegakkan keadilan.
Ilmu itu lebih utama dari pada harta karena ilmu itu menjagamu sedangkan kamu menjaga harta. Ilmu adalah hakim, sedangkan harta adalah yang dihakimi. Harta menjadi berkurang dengan dibelanjakan, sedangkan ilmu menjadi berkembang dengan dibelanjakan (diberikan kepada orang lain).

Menoleh ke belakang beberapa tahun silam, betapa tak mudah perjalanan yang kami jalani. Namun patut untuk disyukuri, karena kami masih dikelilingi oleh kerabat-kerabat yang baik,  dan terus menjalin silaturahmi. Di RAT Motorsport, membuat motor kencang bukan hanya pekerjaan biasa, namun sebuah proses penciptaan karya seni. Balap itu hobby yang kejam namun dengan manajemen jenius , seharusnya kita bisa meraih prestasi-prestasi gemilang.

Bos besar kali ini, mantan pebalap drag mobil, tentu baginya hobby membuat motor balap adalah menyenangkan. Terbukti ketika kami tawarkan paket mesin balap atau riset baru, beliau lebih memilih riset. Padahal biaya riset relatif lebih mahal dan memakan waktu lebih lama, karena lebih mendalam dalam setting, uji-coba dalam lomba, reparasi ulang, untuk menggapai kemampuan optimal mesin. Beliau menikmati proses, bukan hasil, baginya kewajiban bagi kami adalah berusaha semaksimal mungkin, juara itu ketentuan yang di atas.

Ditata dan diukur dengan sungguh-sungguh

Maka tak kami sia-siakan kepercayaan bos besar, kami curahkan yang lebih baik dari yang pernah kami riset sebelumnya, di yamaha crypton drag 125cc. Secara garis besar tidak ada yang berbeda. Komposisi tetap memakai katup in/ex 28-24mm, dari klep thailand yang ringan, payung klep memiliki ketebalan hanya 2 milimeter. Piston tetap mengandalkan forged piston superis Daytona, berdiameter 55,25mm. Piston mentah asal japan ini, selain ringan ternyata mampu bertahan di geberan diatas 15,000 rpm.! Istimewa sesuai harganya yang hampir setengah juta. Hal ini belum sanggup ditemui kestabilan menahan gempuran kompresi saat kita memakai piston izumi.

Perbedaan pada kepala silinder adalah uji coba porting yang di flowbench, demi kemampuan maksimal tenaga dalam puncak kitiran 13,000 RPM, tercipta diameter 26,5 milimeter. Ukuran ini langsam dari bibir porting hingga ke area seating klep, jadi klep hanya tersisa 0,7mm untuk kedudukannya (area 45 derajat untuk skir klep). Bahkan daerah bushing klep dipapas habis. Selain riskan klep oblak portingan ekstreme seperti ini hanya bertahan pada 1 kali head. Setelah bushing n seating klep rusak, maka akan lebih sulit mengembalikan pada sudut ketepatannya semula. Namun terpenting ilmu yang didapat dari acuan konsep porting ini berada di 95% dari katup inlet. Ternyata ini juga sama dengan konseptasi GAS SPEED yang ada di modul panduan modifikasi porting.

porting inlet besar khusus drag

GasSpeed = ( stroke x rpm / 30,000 ) x ( piston / porting ) ^ 2

= (  54 x 13’000 / 30’000 )  x ( 55.2 / 26.5 )^2

= 101 m / s

Kompresi rendah diatur pada perbandingan 13 : 1, lebih bertujuan supaya rpm mampu melejit tinggi. Didapat dari pangkasan blok disamakan dengan standard blok vega dan dome piston 4mm, dengan kubah kepala silinder dipangkas habis hingga mendekati katup, seolah-olah klep rata dengan katup layaknya silinder head suzuki satria FU / Jupiter MX.

Pir Klep mengandalkan custom atau seringkali dibilang pir klep Jepang. Mampu menjaga klep tetap pada kedudukannya saat rpm melejit tinggi adalah harga pantas yang harus dibayar meski harus ditebus hampir setengah juta. Noken as dibikin dari bahan cam racing digerinda ulang sehingga didapat acuan tinggi lift 8,9mm, profil nya lebih landai dibanding harus menggerinda dari noken as standard. Pun bisa jika harus memakai noken as standard, pinggang pasti ketemu di angka 16mm, sedangkan yang ini didapat pada diameter 19 milimeter dan tinggi bubungan 25,5 mm. Buka klep dipatok pada 35 derajat sebelum TMA, dan menutup 59 derajat setelah TMB, begitu pula sebaliknya pada lobe cam buang. Overlaping klep buang mencapai 3,9 milimeter, disinyalir memberi nafas lebih panjang pada motor, dibanding overlaping klep inlet yang hanya di 3,6 milimeter.  Modifikasi termahal memang ada di kepala silinder dan blok mencapai hampir 4 jutaan. Itu belum termasuk cam cadangan dan head cadangan yang dipakai untuk riset, namun jika kita tidak berjuang besar, maka akan sulit mendapat kemenangan besar.

Crankcase yang dipakai adalah yamaha x1, thailand. Kruk as x1 thailand pun diboyong pula, adapun belanja kruk as baru ini berfungsi untuk meyakinkan kesetimbangan dan keselarasan kruk as dalam kondisi Sempurna!! Magnit vega di sisi kiri dipangkas habis dan magnitnya dibuang hingga hanya menyisakan berat 500 gram, begitu pula balancer kanan yang dipatok 500 gram. Kampas kopling mengandalkan suzuki FR 80 daytona, pir kopling suzuki smash, bekerja dibawah tutup bak kopling yamaha x1 thailand.

Girbox racing, dipakai superclose, riset ubahan terjadi dari yang sebelumnya start mengandalkan 13/36, dan gigi 4 23/26, saat ini menggunakan gigi 1 lebih ringan dan 4 yang lebih ringan lagi supaya meluncur lebih cepat dan teriak habis menuju finish pas 201 meter.  Disokong final gir 14/34 dari produk CMS, dan rantai tipis.

Syarat motor kencang adalah, karburator, cdi, dan knalpot yang bagus. Maka untuk motor sang bos besar kita ambilkan karburator keihin PWK 28mm, CDI rextor Prodrag, dan Knalpot r9 special order. Belanja ke tiga part ini sudah lebih dari 6 juta, namun dijalani demi menciptakan sebuah motor balap. Bukan demi gengsi, bukan demi kesombongan, namun demi sebuah kepuasan batin dan ilmu.

dynograph vega drag 130cc

Prodrag dipilih karena lecutan api nya memiliki energi yang sangat besar, bukan karena kemampuannya mengatur kurva pengapian yang lebih detail. Pwk tentu dipercaya mengkabutkan bahan-bakar dan udara lebih jernih dibanding PE. Jetting kit Daytona di instalasi pada pilot jet angka 55, main jet angka 105. Pemilihan knalpot pada balap jaman sekarang sudah bukan main, jika ingin bersaing dengan knalpot-knalpot racing dari luar negeri macam AHM, kita harus pintar bersiasat memilih knalpot dalam negeri. Racing generation, pabrikan knalpot R9 memiliki muffler berdiameter sarangan 80 % dari diameter piston, tentunya dipercaya sanggup melepas kompresi ledakan bahan bakar agar tidak memberatkan kerja mesin, dipilih juga karena harganya yang masih masuk akal.

Hasil di tabloid OTOPLUS

sona yanmar masih perlu belajar

Penilaian bagi mekanik adalah saat testing di meja dyno, untuk mengukur grafik torsi dan tenaga. Hasilnya, Alhamdulillah, torqi 14dk dan tenaga 23 dk di puncak 13,000 rpm, sedangkan limiter RPM mampu melejit hingga 15,000 rpm. Ternyata modifikasi mesin balap juara ini pun pernah kita lakoni , saat dahulu membuat motor drag 105cc, bertenaga 17dk, menembus 8,9 detik di seting tony chupank dahulu. Kita telah menemukan rumusan mesin balap yang bisa dijadikan acuan bagi para mekanik dalam riset mesin balap.

Sedangkan tugas pembalap adalah membuktikan kemampuannya membawa motor ber tenaga besar di lintasan, bukannya lebih gampang, tapi justru lebih sulit. Sona yanmar, dan arif walwel masih mampu menorehkan timing di 8,6 detik, Hanya niko sakau yang mampu melejit di 8,4 detik bertengger diurutan ke-2 pada event dragbike dibawah eko chodox, dan mampu sejajar dengan hendra kecil maupun dwi batank! Istimewa! Dan masih terus kita berjuang untuk meriset motor yang tidak terlampau liar sehingga lebih mudah dinaiki oleh pemula dan tetap melobi pembalap papan atas untuk melejitkan menembus best time.

dilirik hendra kecil :)

Semoga amal ibadah tercurah bagi seluruh crew, pembalap, yang sudah berkorban keringat dan usaha untuk riset motor ini sehingga sedemikian kencangnya, bukan hanya dinilai dari puluhan juta yang tercurah pada pacuan ini… Balap itu tentang jiwa, perjuangan, persaudaraan, kekeluargaan… RAT motorsport itu bukan tim balap, kita hanya bengkel sederhana sama seperti kalian yang juga melayani servis harian, ganti oli, perbaikan rem maupun stel rantai, kita berjuang meraih cita-cita dan masa depan bersama, berbagi ilmu. Bagi siapapun yang ingin riset mesin balap, kami siap membantu, sepenuh hati! Yang penting Indonesia Bersatu! Hehehe…

Kemenangan memang bukan segalanya, namun kita wajib gigih dalam seting. Bagaimanapun pintarnya orang, akan tetap kalah dengan orang yang semangat dan gigih. Hasil jerih payah ini terbayar juga dapet bonus oleh bos besar, enaknya, dibuat piknik  bersama meili dan istri ke BALI… Yuhuuuu Bali, kami datang..!! Rrrroooaaarrrr…

@nusa dua bersama meili – putriku tercinta

TETAP SEHAT – TETAP SEMANGAT! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!

RAT MOTORSPORT INDONESIA
RAYA BYPASS JUANDA BARU
SIDOARJO _ JAWA TIMUR
085645577007
bbm pin : 28a08677 / 2824fef0
mail us : dragswega201@yahoo.com


Alhamdulillah,

yang penting happy

Ditengah ramai nya order kiriman mesin maupun kerjaan modif motor menumpuk di bengkel, kita masih diberi kesempata bersilaturahmi kembali dan berbagi ilmu. Setelah cobaan yang mengganggu konsentrasi, ketika putri tersayang yang masih berusia bulanan jatuh sakit terkena flu singapur dan harus rawat inap. Apapun itu kami selalu coba mensyukuri nikmat dan hidup pemberian Allah, cukup Allah bagiku penolong  dan ia lah sebaik-baik penolong dikala kita kesusahan. Hehehe… cukup ah curhatnya.

Meili : rawat inap di ruma sakit

Kali ini adalah korekan mesin yamaha yang notabene memang difavoritkan untuk dimodifikasi. Untuk korek harian mudah kencang, untuk balap diapun fleksibel di semua kelas, mulai dari cc kecil hingga bore up gila-gilaan.

Sebenarnya dalam mengorek motor – semua ilmu sudah tersedia, toh kita juga menyediakan buku rahasia korek mesin 4 tak – 2tak yang bisa dipesan, hanya saja skill (kemampuan) masing-masing orang berbeda, antara pemula seperti kita – dengan para profesional yang dikontrak tim pabrikan sehingga kesehariannya fokus riset pada 1 merk mesin. Kemudian peralatan pendukung, seperti bor tuner , alat gerinda noken as, mesin bubut, maupun alat canggih seperti flow bench yang kehadirannya sebenarnya wajib bagi para pecinta modifikasi mesin. Terakhir adalah setting, biaya termahal adalah riset setting, beruntung bila kita memiliki joki yang memiliki feeling tajam sehingga bisa memberikan masukan berharga, tidak hanya bilang “motornya kurang kencang”, kurang kencang  bagaimana, dari apanya, sukur-sukur jika pembalap sedikit banyak mengetahui mesin – toh  tidak ada ruginya meniru kesuksesan eko kodox pun kini memiliki bengkel dan tim balap sendiri. Mekanik profesional ataupun engine builder yang tidak ingin ketergantungan kepada feeling joki, tak segan menginvestasi ratusan juta rupiah untuk membeli dynotest engine, gunanya? mengukur kemampuan tenaga dan torsi mesin yang mereka buat. Dari keluaran kurva bisa diturunkan analisa kekurangan mesin.

Semangat motto hidup

Sampai disini gentar ? Hahaha… tidak bagi RAT motors sidoarjo. Meski bengkel kecil, kita tetap semangat!! Beruntung ada boss dari ANCULSPEED Motor , Jember, yang mau riset bersama – berinvestasi dana belasan juta rupiah untuk belajar. Buku adalah sebagai pegangan dasar, praktikum hingga shubuh adalah perjuangan sesungguhnya. Toh kita juga ingin menciptakan motor sekencang milik tim MBKW2 korekan mas Mlentis, yang di gas oleh Hendra Kecil.

Siapa lagi yang lebih handal jika bukan mekanik road race dalam mengorek mesin yamaha 115 cc hingga 125cc, Karena memang makanan sehari-hari mereka. Jangan putus asa, karena sebenarnya mesin 4 tak tak ubahnya seperti mesin pompa, makin banyak udara-bahan bakar yang masuk ke silinder , makin besar potensi tenaga. Dan karena kita hidup di dunia teknik, maka semua yang dibuat ini bisa dihitung maupun diukur.

Mencontoh dari yang sudah ada , kita mencari info hingga ketemu link di otomotifnet , ternyata tidak ada sedikitpun info dapur pacunya. Hanya ada kompresi, balancer, rasio dan suspensi harga 14jtan, wow? Mesin balap kita harganya kalah dengan suspensi hahaha… Oke lah, kita mulai dari situ saja…

Jebol itu biasa – Bangkit lagi

Berawal dari penggunaan piston forged merk Daytona, diameter 55,25, kruk as standar yupiter, ditemukan isi silinder 129cc. Dari diameter piston , bisa kita hitung seberapa besar kebutuhan diameter klep, kita gunakan rumusan 50 % dari diameter piston untuk klep masuk, ketemu pembulatan 28mm, katup buang 24mm diambil 85% diameter klep masuk.

Baru dilakukan porting cylinder head, dengan rumusan gas speed kita ketemu kebutuhan untuk tenaga puncak di 12.000 RPM diameter porting kudu sebesar 26 mm, itu untuk gas speed 100 m/s. Saat diukur menggunakan Flowbench , didapat hampir 28cfm. Untuk porting buang langsung dituner sebesar 100% diameter klep, yaitu 24mm.

Catatan perjalanan seting – kekurangan – solusi untuk esok hari

Kelar melakukan porting, langkah selanjutnya adalah menata kompresi, coba kita ikuti mengejar 13,8 : 1, dome piston ditemukan setinggi 5 milimeter wow!! Itupun masih dibarengi dengan pangkasan cylinder head 1 milimeter, kubah model bulat telur , hampir tanpa squish. Mungkin karena kita menerapkan deck clearances sedalam 0,8mm, belum termasuk paking head 0,3mm. Mengingat pernah kita press clearances hingga 0,4mm tanpa memakai paking head, mesin jebol, karena memang pembalap yang kita pakai masih pemula, bukan pembalap profesional yang menahun naikin motor balap. Pada dasarnya riset motor balap itu memang harus berani sabar dan rela, tidak cukup hanya sabar, karena kita harus keluar banyak biaya – baik itu riset, maupun latihan, setting, daftar balap, tapi kalau kita hobby , harusnya kita menjalaninya dengan sukacita :D assyiiikkk…

noken as cnc pencetak juara

noken as cnc pencetak juara

Kompresi ditemukan , baru meracik noken as, menggunakan cam mobil, diracik derajatnya hingga ketemu lift 9 milimeter. Detailnya bisa dilihat di foto hehehe… Tantangan nya adalah menemukan buka tutup yang pas, LC yang setimbang, hingga menentukan LSA kompresi dinamis yang pas! Lift tinggi , profil gemuk, tak akan bekerja jika tidak diimbangi rubahan derajat klep sesuai, serta pir klep diorder khusus tanpa merk.  Bahan seating dan bushing klep dibuat dari besi cor, hancuran liner diesel.

hasil penataan dengan dayel RAT

Knalpot kita pesankan khusus dari pabrikan R9 dibantu oleh BRT, cdi super imax 24 step dipatok kurva tertinggi 37 derajat di 9500 rpm, terendah 34 derajat di 13000 rpm. Karburator mengandalkan pwk untuk karakter gas lembut, disokong pilot jet 55 / main jet 110. Entah kenapa belum bisa sama dengan karakter karburator milik mas mlentis yang bisa ketemu basah, di pj 65/ mj 118. Mungkin masih berbeda di korekan cylinder head dan desain dum pistonnya. Hehehe… Lau pake jetting segitu motornya susah langsam, joki pemula jadi agak bingung cari rpm start nya.

Setting! Gas Gas Gas

Racikan rasio adalah menyesuaikan joki, kita pakai 13/36 , 16/29, 21/28, 26/23 final gir masih ketemu 14 primer , 35 sekunder. Suspensi cuma mengandalkan standard bawaan crypton bisa, karena motornya memang gak liar sama sekali hahaha… menyedihkan. Ketika diukur di atas meja dynotest, tenaganya mendekati 20 DK, dengan torsi setara vixion standard, sujud syukur kami panjatkan, ga mengira juga bisa segitu. Kurang 3 DK lagi untuk menyamai kemampuan tenaga mesin pabrikan. Mungkin bisa dikejar dari desain kubah baru, porting, cam dan desain piston. Ya, istilahnya kalau ingin signifikan fokusnya di dapur pacu.

Meski timer terbaik masih di 8,7 detik , namun bersyukur karena yang naikin joki pemula. Toh saat kampas selip kemaren dan power drop di mojosari , mesin masih bisa kompetitif. Yang penting ::

dynotesting room

TETAP SEHAT! TETAP SEMANGAT! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI

RAT MOTORSPORT : RAYA BYPASS JUANDA NO.1 : SIDOARJO : 085645577007 : pin bbm : 28a08677 / 2824FEF0