Posts Tagged ‘bore up’



Alhamdulillah, 

Kali ini kita mendapat saudara dari jauh. Pelanggan asal pulau Sumatera, pemilik Yamaha Scorpio ini sebenernya pengen modifikasi yang sederhana saja untuk mengimbangi Jap Style rangka nya nanti. Tapi karena ide gokil kita akhirnya kita rayu supaya mesinnya mau di Bore Up hehehe… toh bos satu ini juga ga masalah begitu dibisikin budgetnya. Enteng … 😄😄😄

Yup, mesin diturunkan oleh Tim, sengaja cuma dikonsep bore up karena baut tanam scorpio jaraknya lebar bingiit. Itu mau piston dibawa ke mak erot juga bisa masuk tetep wkkwkw.. jadi mesin dibelah total, kruk as di centre and balance bahasa jawanya di setimbangkan bro, biar ga geter.


Kelemahan scorpio dalam konstruksi cuma 2, piston standar berat.. kedua klep nya juga berat. Makanya lari scorpio tak pernah bisa memuaskan bagi para penyuka adrenalin. 

Maka , piston Moto1 diameter 78mm dipilih. Meski diameter nya 78mm beratnya hampir sama kaya standarnya. Nah lo… Dikawin stroke standar kapasitas perutnya sudah 277cc , apalagi di stroke up.. ngga bisa dinaikin ntar malah wkkwkw. 


Klep juga gitu, kok adaaa aja acara yamaha bikin klep batang 6mm. Biar kuat atau apa ya.. akhirnya kita rekonstruksi ulang. Klep diperbesar diameter 37,5/31,5 , dan dipilih klep racing dengan diameter stem lebih kecil. Sehingga kalo ditimbang, klep baru kita justru lebih ringan dari standarnya ehhehe… pahe ga perlu bahan titanium beres 😇

Keistimewaan ini disokong porting dengan desain kecepatan tinggi, sehingga meski camshaft tetap mengandalkan standar modif +1 , pir klep standar, akselerasi tetap dijamin. Apalagi pemasok bahan bakar dipercaya UMA dengan extra fitur power jet , membuat jetting 48/135 mantap bertenaga terus di setiap putaran mesin. Seting karburator nya juga ga asal dong, makin presisi RAT sekarang pakai AFR meter.. jadi pas mantap ga ada keraguan.

Apalagi hasil modifikasi diukur pakai dynotest untuk menyamakan dengan dyno bokong sang test rider hihihi..  Feeling itu penting, karena tuhan telah menciptakan kita indera rasa. Tapi, Dibuktikan ke laptop itu lebih sesuatu. TUUUAAARRR! Knalpot racing custom model Pukon ternyata cukup ampuh menyemburkan torsi 30,6nm dan tenaga 35.6dk, WOW BGT SKL 😆:) 

Puas bagi kita sendiri lama ga modif scorpio ternyata RAT juga bisa 😆😆 hehhee… ya tugasnya manusia yang penting berusaha dan pandai-pandai mensyukuri nikmat. Semoga berkah ya boss ku di Sumatera nanti …

Tetap Sehat! Tetap Semangat! Biar bisa jalin persaudaraan setiap hari.

RAT MOTORSPORT INDONESIA

  • Raya Bypass Juanda no 17 
  • Sedati – Sidoarjo 
  • Jawa timur
  • 085645577007
  • Pin bbm : 2345147E / 5511F334

Byson Roso ala RAT

Alhamdulillah,

Senang sekali bisa mengawal mr.H , owner Yamaha Byson pemilik konsep gila dalam modifikasi mesin. Terinspirasi dari tiger Eleanor kita menolak untuk memodif DOHC, pengen kita penampilan standar tapi tetap 35dk hehehe… Maka dengan baca doa banyak, kita mulai mengawal project pemuda yang kuliahnya di melbourne, Australia. Semoga bisa jadi byson yang bisa lari kencang atau lompat kaya kanguru hihihi… 

Mesin langsung belah total; mas Anto menjadi sutradara, sambil memandangi konstruksi standar kruk as byson yang diberi extra balancer eh kepikiran ide untuk memindah berat balancer sekalian terkonsentrasi ke kruk as. Konsultasi dengan cak Bejo, ahli kruk as kita- mas Anto request tambah bobot kruk as dan rubah titik matinya supaya enak di putaran atas karena rencananya ini motor mau dipakai untuk turing. 

Anto bersemedi ngadep mesin

Maka Kruk as pun di olah ala Bejo, ditambal timah di sisi dalam daun kruk as dan dilebarkan sedikit daun kruk as nya. Modifikasi big end pun dilakukan, stroke up ulang untuk menambah torsi hentakan bawah langkah naik turun piston jadi 63mm. Balancer standar kini di lengserkan tak lagi dipakai, gantinya kruk as baru dengan  berat 3,000 gram. Connecting rod tetap menggunakan original, bearing kruk as pun standar saja diganti baru ga perlu tipe hispeed. Why?

Karena menurut perhitungan parts yang kita gunakan untuk heavyduty , rpm harus dijaga untuk tak melebihi 10,000 rpm – untuk menjaga kecepatan piston agar tak terlalu jauh dari patokan 4,000 fps. Bahkan untuk racing purpose pun rpm disarankan untuk tidak lebih dari 11,000 rpm dengan stroke 63mm. Supaya insyaAllah bisa awet digunakan untuk sehari hari.

Perhitungan calculator mesin

Pemusatan torsi di kruk as ini kudu diimbangi dengan pembesaran piston sebagai penampang ledakan pembakaran untuk menghentak kruk as. Tanpa ragu mekanik sayekti racing ini memilih piston andalan nya produksi Daytona diameter 74mm sebagai pengisi silinder. Kombinasi ini menggemukan kapasitas mesin menjadi 270cc. Pas! Mantap! Piston sebagus apapun ciptaan pabrikan, dimodifikasi ulang oleh Anto, bobotnya diringankan, atap piston dibikin flat namun kubah ruang bakar dibikin pendek.

Ini foto mr.H waktu naik moge nya ckckck


Head pun dirombak habis , kombinasi payung klep 36/31 di lesakkan kedalam ruang bakar. Bosklep diperpendek untuk meminimalisir gesekan. Porting ditata ulang dengan desain hi speed, dan D-shaped di bagian exhaust. Noken as di hajar dengan lift 8mm , modifikasi ini kudu diimbangi dengan penggantian pir klep keras untuk menjamin balik klep tidak telat. Bahaya kalau telat nyabut.. eh telat balik. Hehhehe…

Pemasok campuran udara dan bahan bakar dipercayakan pada produksi Sudco berlabel PWK Airstrike venturi 35mm. Keistimewaan kombinasi spuyer ini ditemukan diatas mesin dyno yang dibantu alat pengukur campuran udara dengan bahan-bakar ketemu pas ukuran 48/125 dengan afr rata-rata 13:1. 

Blllaaarrr… !!!! Teriakan knalpot mewah berlabel RX8 menandakan ledakan Power 35dk ke roda belakang. Dibarengi terikan kita Alhamdulillah pecah telor! Mantap! Sang pemilik pun tersenyum puas, bisa menutupi kesedihannya naik byson standar kemaren. Katanya, sang Pacar kalau dibonceng byson ga perlu pegangan tapi kalo sekarang ya nempel kaya perangko. Tarikannya Ngesrrooootttt… kaya dijambak setan 😄😄

Dirawat yang baik ya boss ku.. hati hati mengendalikannya 😇

#marimajubersama #ratmotorsport

Tetap sehat! Tetap semangat! Supaya bisa jalin persaudaraan tiap hari.

RAT MOTORSPORT INDONESIA

  • Raya Bypass Juanda no 17 
  • Sidoarjo – Jawa Timur
  • 085645577007
  • 2345147E

Alhamdulillah, 

Riset terus berlanjut. Setelah puas dengan hasil awal, maka kerja keras baru saja dimulai. Mesin diturunkan, dibelah, Kruk as standar coba dilengserkan untuk merasakan tenaga hasil dari kruk as CRF 220 , stroke 66mm murni bawaan pabrik. Kategori modifikasi kruk as seperti ini kurang menggigit tapi relatif cocok untuk pemula yang masih malu malu modifikasi kruk as hihihi..  

Supaya bisa nol paking, dan mekanikal pergerakan rantai keteng tetap bagus maka torak diganti dengan CBR150 oversize 2.00 , diameter 65,5mm. Konfigurasi bore n stroke square ini diharapkan mampu menyemburkan tenaga merata. Keunggulan piston CBR bobot piston ringan, dan tebal ring piston 0,8mm menjadikannya minim friksi ke liner, akselerasi rpm diharapkan menggila. Penting orang nya ga jadi gila gpp… wkkwkwk 


Modifikasi Head dan Camshaft

 Pada titik ini mr.Ihsan mulai belajar, modifikasi head. Konfigurasi head langsung dilebarkan menjadi 25/22 menggunakan katup thunder. Porting ditata ulang. 


Cam ditata ulang hingga lifter 8mm in dan 7,6mm ex. Untuk mengimbangi porting dan klep yang besar kompresi dipacu hingga 12 : 1 untuk menambah kevakuman mesin. 

Diimbangi sektor kopling house diperkuat dengan rumah pir 6 dan kampas kopling 6. Supaya kalau diremas mantap. 

Perubahan ini mantap menelurkan extra 6dk dari posisi ubahan standar. Tercatat torehan 28dk , dengan torsi 21nm terbilang lumayan daripada lumanyun 😄 paling tidak sudah bisa menggoda goda ninja 250cc. Menggoda acha septriasa bisa juga kali ya wkkwkwk… 

Next , modifannya akan lebih tajam dan beringas… hingga akhirnya menyandang nama Eleanor, sang ratu yang sulit ditakluk kan. 

Tetap Sehat, Tetap Semangat! Biar bisa jalin persaudaraan tiap Hari. 




Alhamdulillah, 

Bisa mengenal seorang kawan seperti mas Ihsan adalah sebuah kebahagiaan tersendiri. Turut mengetahui cerita, kisah perjalanan modifikasi motor Honda Tiger nya menjadi kenikmatan kami. Apalagi bisa berbagi bersama kalian, karena ini bukanlah korek mesin pada umumnya. Kalau bukan karena cinta… tak mungkin terwujud sebuah cita-cita istimewa. 

Dynotest tiger dohc 200cc

Performa mesin honda tiger pabrikan yang cuma 16dk, tak akan pernah mampu memuaskan jiwa para pengendara sejati. Nanti kalau disalip anak alay dengan mesin-mesin motor modern yang cuma 150cc katanya sulapanπŸ™‚ Ya memang semua engineer sepintar apapun tetap butuh proses, perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan tentu diperoleh dari riset serta ketekunan. Dan apa yang dilakukan mas ihsan sudah mirip kepala proyek riset untuk motornya sendiri 😄😄😄 


PERUBAHAN FRONTAL KONFIGURASI MESIN 

Bukan tak lagi percaya dengan komposisi racikan Honda. Namun penanaman bibit Suzuki satria fu pada mesin tiger ini untuk pemikiran ke depannya. Ini tentang pentroof chamber dan 4 buah klep adalah desain yang lebih baik, meskipun kubah hemi milik tiger adalah versi terbaik untuk motor 2 klep. Masih ditunjang DOHC sebagai otak pergerakan klep dan tanpa pelatuk, disini efisiensi mekanikal lebih unggul. Siapa yang tak kenal potensi mesin suzuki satria fu ketika di tuning, dan inilah dasar pertimbangan modifikasi sang ratu Eleanor. 

Modifikasi tiger dohc


Penginstalan block dan head satria Fu membuthkan adaptor jika tidak mau merubah baut tanam. Spicer custom ini kombinasi antara baut tanam Fu dengan baut tanam tiger. 

Setelah itu penyesuaian pada liner fu wajib diganti ke milik tiger, karena Blok fu lebih pendek dari tiger jadi ketika TMB ring oli pada piston jadi keluar jalur, Serta penyemprotan oli pada liner jadi kejauhan. Piston masih mengandalkan tiger standar hanya dirubah coakannya menyesuaikan head. 

Jangan lupa karena ini mesin nya sudah 200cc atur ulang kompresi wajib cukup bermain di 11 : 1 sudah enak minum pertalite bisa pertamax enak, mendem piston juga kudu diatur ulang supaya aman. 

Porting head dan camshaft sengaja dibiarkan standar, karena ini memang pembuktian awal seberapa besar efek perubahan block dan head dohc ini. 

Karbu disupport oleh pe28 yang direamer, kombinasi spuyer 40/125 terasa masih terlalu galak dibawah. Mungkin juga karena knalpot standar bobokannya kurang, jadi nahan. Penyempurna pengapian memakai koil carspeed , serta cdi SAT dualband buatan Klaten jawa tengah. 


Wallah… hasilnya mantap tanpa kendala. Tiger Eleanor 200cc ini udah tembus 22 horsepower, progress kenaikan tenaga 40% joss. Meskipun kalau di porting ulang dan penyempurnaan knalpot bukan tak mungkin nembus 25dk. Dan pembuktian ini semakin memantapkan hati untuk melangkah ke level berikutnya … 

Special thanks untuk mas Eko , Honda Jatinagor. Untuk semangatnya mengawal riset.. 😇😇 spec ini cuma bertahan 1 minggu karena selanjutnya langsung di bore up ulang hehehe… 

Tetap Sehat! Tetap Semangat! Biar bisa tambah saudara tiap hari :):):)


Alhamdulillah, 

Masih dipertemukan dengan bos pemilik motor yang bisa menjadi sahabat. Meski beliau seringkali dinas ke kalimantan, tak melupakan hobby nya semenjak sma sebagai pecinta alam. Namun kali ini tidak mendaki, melainkan berkelana di hutan bersama kawasaki KLX miliknya. 

Tenaga standar jelas tak mumpuni untuk menjadi sang raja hutan. Oleh karenanya, motor kesayangan di opname – langsung di obrak abrik oleh mas Anto RAT. Tak tanggung-tanggung paket jawara gestrek langsung ditanamkan. 

Berawal dari kruk as, tak cukup hanya stroke up dan nol paking. Dengan ilmu baru kita, kruk as ini di cincin ulang – untuk menemukan proper counter balance weight,  bukan untuk menambah beban kruk as, namun memberi daya lontar lebih saat momen diputar mulai dari rpm rendah sekalipun. Jadi menerkam bak harimau… meooong.. eh rroooaaarrrr 😇😇 Tentu tak lupa kesetimbangan kruk as menjadi perhatian khusus pula. Supaya akselerasi ke 11,000 rpm ringan meski stroke sudah naik 2mm an.  

Mari maju bersama

Kelar urusan kruk as, block di tanamkan jantung baru piston moto1 65mm , penggantian liner diesel dan pelebaran lubang crankcase dilakukan demi kepuasan yang tak ternilai. Dome disesuaikan dengan konfigurasi cylinder head ber katup gajah ukuran 33/28. Tak lupa porting model kepala cobra diterapkan pada sisi intake. Exhaust di polished keras. 

Tak puas meski cam sudah digrinding 1,5mm – Anto masih menambahkan trik back cut pada punggung klep. Lebihh dari itu karburator pun dibesarkan memakai milik NSR Special 28mm dengan jetting 42/110 kondisi filter terpasang. Flow head makin sempurna karena gas buang dikawal knalpot stainless custom RAT , perfect engine scavanging kata mbah graham bell 😁

Power 27dk dengan cdi shogun kebo terpasang terasa lebih padat ketimbang cdi racing. Pun memberi nafas panjang karena rpm tak keburu dilimit. Oiya per klep wajib ganti ya, buat keamanan modifikasi mu sendiri. 

TETAP SEHAT ! TETAP SEMANGAT ! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI

RAT MOTORSPORT INDONESIA 

Raya bypass juanda no 17 

Sidoarjo jawa timur 

085645577007

Pin bbm 5292a36b