Posts Tagged ‘honda’


Alhamdulillah,

testimonial cam

Sampailah kita pada pembahasan KUNCI PERFORMA MESIN 4 TAK, yaitu Dynamic Compression Ratio, alias rasio kompresi dinamis, lebih mudah dipahami sebagai tekanan dalam sebuah silinder. Ini adalah sebuah konsep penting dalam membangun sebuah karakter mesin ber performa tinggi. Sudah siap? Ayo tariiikkk mang… Hehehe

Hal pertama yang harus kita tanamkan adalah “rasio kompresi (RK)” seperti biasa dibahas para tuner handal lebih cenderung pada “Rasio Kompresi Statis”. Adalah konsep sederhana menghitung perbandingan antara kapasitas mesin saat piston menghisap dalam sebuah silinder kemudian didorong dipadatkan ke ruang diatas permukaan piston kedalam ruang bakar saat berada di Titik Mati Atas (TMA). Tips sederhana dari RAT untuk mengatur kompresi juga sudah diulas di maniak motor , ini link nya : Tips Piston Jenong.

Knalpot berperan penting dalam melepas panas hasil dari ledakan kompresi. 30% pentingnya dalam mesin performa tinggi

Knalpot berperan penting dalam melepas panas hasil dari ledakan kompresi. 30% pentingnya dalam mesin performa tinggi

Misal, sebuah silinder memiliki displacement 125cc dan volume combustion chamber 15cc ( sudah di plus-plus volume ketebalan paking, jenong piston, coakan klep, jarak tepi piston ke bibir blok, dll) maka RK akan didapat dengan rumusan, RK = (V1/V2) + 1 = (125/15) + 1 = 9.33ย  ,alias mimik premium masih oke nih mesin. Jika kita melakukan papasan pada cylinder head sebanyak 0.5mm dan mengurangi volume ruang bakar menjadi 12.5cc maka rasio kompresi sudah tembus 11 : 1 alias kudu minum pertamax. Dari sini saja kita sudah harus berhati-hati dan teliti tentang pemilihan bahan bakar yang bagus untuk mesin kita.

Sekaligus menjawab pertanyaan mengapa ketika melakukan bore up, motor malah molor dan seringkali ngelitik atau bahkan overheating karena ketidakcocokan bahan bakar dengan suasana hati mesin, tengkar deh…๐Ÿ™‚ Jangan lupa Bore Up juga mempengaruhi, misal kapasitas didongkrak menjadi 150cc sedangkan head dipapas lagi sehingga volume ruang bakar tinggal 12.5cc, maka RK tembus di angka 13 : 1 yang sudah kudu mimik bensol. Masa iya motor gini mau dipakai harian? Pom bensin yang jual bensol dimana ya om… Hehehe

Semua orang tahu bahwasanya Mesin Performa Tinggi memiliki tipikal rasio kompresi tinggi. Semua halaman buku performa selalu bicara gampangnya, Semakin tinggi rasio kompresi maka semakin tinggi Kuda-Kuda tenaga yang dihasilkan. Bisa dipastikan pula peningkatan rasio kompresi sekaligus memperbaiki efisiensi volumetris dan respon puntiran gas. Jadi kenapa gak di pol-pol in aja madetin dome piston ke ruang bakar dan melejitkan RK setinggi langit seperti guru-guru kita jaman TK mengajarkan untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit huahaha… Ternyata semua itu tidak berjalan linier. Sekali RK menyentuh pada besaran nilai tertentu, kecenderungan detonasi akan muncul semakin besar pula. Siapakah detonasi? Bisa dibilang dia adalah sang trouble maker, lord voldemort di Harry potter, Tokoh jahat perusak mesin.

gambar kartun tentang detonasi

gambar kartun tentang detonasi (performancetrend.com)

Detonation kill power and kill your engine! Ini bukan judul lagu, tetapi emang kenyataan bahwa detonasi bisa ngerusak mesin. Gimana cara mengatasinya? Sabar… Kemampuan suku cadang mesin menahan beban rasio kompresi tinggi dapat diukur dari beberapa faktor, desain kubah ruang bakar, material cylinder head, lapisan ruang bakar, material piston, bahan pembuat dinding liner, material klep, nilai rating busi -semakin panas suhu kerja mesin maka penggunaan busi ideal dengan nilai tinggi, semakin tinggi rasio kompresi penggunaan busi cenderung membutuhkan elektroda kecil yang memiliki voltase kuat dan fokus- Sekali aspek mekanis dalam mesin diperbaiki, maka variabel utama yang mebatasi tetep : KETERSEDIAAN BAHAN BAKAR DENGAN NILAI OKTAN TINGGI. Semakin tinggi nilai oktan = semakin tahan terhadap detonasi dan kemampuan toleransi terhadap tekanan kompresi.

Dongeng diatas memunculkan pertanyaan yang seharusnya ada di pikiranmu, Seberapa tinggi seharusnya Rasio Kompresi mesin yang akan saya bangun? Kalaupun kamu mengetahui seluk beluk detail mesinmu dan memutuskan bahan-bakar apa yang bisa kamu peroleh dan akan kamu pakai, pertanyaan itu tetap tidak bisa terjawab dalam sekejab. Tanya Kenapa? Because karena tanpa referensi ataupun data dari spesifikasi noken as, RASIO KOMPRESI TIDAK BERARTI APA-APA!!! Lho, kok bisa? Dynotest yang akan membuktikan silahkan patok rasio kompresi yang sama dengan camshaft yang berbeda, gampangnya gini, mesin standard, upgrade pake camshaft A, B, C… Pasti efeknya berbeda-beda! Well… dimana bedanya, kem mana yang memiliki performa paling oke di rentang RPM berapa.

Berpikir tentang bagaimana siklus sebuah mesin dan bagaimana dulu guru-guru kita mengajarkan proses mesin 4 langkah. Power stroke sudah selesai dan piston mulai bergerak naik ke atas. Klep masuk pastinya tertutup dan klep buang sudah terbuka. Seketika piston bergerak naik sekaligus membantu mendorong gas buang ke exhaust port. Sesaat sebelum piston mencapai TMA klep intake sudah mulai terbuka *disini point penting seringkali piston bertabrakan dengan klep adalah saat proses overlaping karena per klep floating, Piston berada pada TMA saat kedua klep terbuka sedikit untuk mendinginkan mesin. Kemudian piston bergerak turun dan klep buang tertutup sempurna dibarengi terbukanya klep hisap lebar-lebar. Gas segar masuk dengan sempurna ke dalam silinder. Sampailah piston di TMB dan ancang-ancang untuk melakukan langkah KOMPRESI! Inilah poin kritis kedua sebelum kita memahami Rasio Kompresi Dinamis (RKD).

Camshaft TIMING

Saat piston TMB, semua tahu klep intake masih terbuka. Akibatnya, meki piston sudah mulai bergerak naik, belum terjadi sedikitpun KOMPRESi karena klep intake masih terbuka. Kompresi baru dimulai jika dan hanya jika klep intake sudah tertutup penuh sempurna tentu saja klep exhaust juga masih kondisi tertutup. Dan saat itulah campuran udara/bahan bakar dipadatkan! Rasio kompresi saat klep intake benar-benar sudah tertutup itulah yang dinamakan Rasio Kompresi Dinamis.

RKD adalah kondisi pemadatan udara-bahan bakar yang sesungguhnya harus dihitung, bukan RK saja. Karena eh karena RKD tergantung pada derajat klep menutup, maka cam spec memiliki banyak effect dalam RKD sebagaimana spesifikasi teknis motor. RKD nilainya pasti lebih rendah dibanding RK. Kebanyakan mesin street performance dan semi-race motor memiliki RKD pada rentang 8 – 9 : 1. Untuk balap biasanya ada di 9,5 – 10,5 : 1.ย ย Mesin dengan camsahft “kecil” akan butuh RK lebih rendah untuk mencegah detonasi. Mesin dengan cam “besar” dengan klep intake yang semakin lambat menutup bisa saja aplikasi rasio kompresi tinggi. Jika bisa mendapatkan VP Racing fuel maka sah-sah saja memakai RKD dan RK lebih tinggi. Tentu saja, motor balap dengan Cam Gemuk bisa dipahami mereka bisa melewati rasio kompresi diatas 13,5 : 1. karena eh karena cam mereka memiliki durasi overlaping lebih lama, yang berarti proses pendinginan mesin lebih lama serta RKD yang tetap proporsional artinya tidak terlalu kempos.

Durasi noken as secara riil akan mempengaruhi performa sebuah mesin, sebagai contoh ketika kita memilih noken as berdurasi 310 derajat, kemudian kita ukur dengan dial gauge ternyata… Noken as ini memiliki data in close, 80 derajat sesudah piston bergerak naik dari Titik Mati Bawah. Berarti sisa untuk langkah kompresi tinggal berapa anak-anak? Hah!? berapa? 90 derajat? Budi! Ayo berdiri di depan kelas sambil angkat kakinya dua-duanya… -Ngawang kalee-

Noken as gemuk customize by RAT

Noken as gemuk customize by RAT

Setiap siklus dalam mesin 4 langkah terjadi memakan proses sebanyak 180 derajat kruk as, sehingga langkah kompresi hanya tinggal 180 – 80 derajat = 100 derajat! Pinter… Nah, berarti langkah kompresi kita gak 100 persen dong? Ya iya lah… tadi kan diatas udah dijelasin kalau nilai RKD pasti lebih kecil dari RK. Gampangnya jika langkah kompresi diprosentasekan maka 100 / 180 derajat x 100 % = 55 %. Jadi jika kita punya mesin dengan RK 10 : 1 maka rasio kompresi sesungguhnya tinggal 5.5 : 1, gitu? Gak segampang itu sobat…

Menghitung RKD membutuhkan beberapa data, dan kalkulator tentunya, masa pake sempoa? Pertama, nilai stroke setelah klep intake benar-benar menutup harus didapat. Ini perlu tiga input : Intake Valve Closing Point, Panjang Connecting Rod, Langkah sesungguhnya, dan beberapa rokok biar ga bosen ngitung hehehe…

Daripada ribet-ribet ngitung tinggal klik aja di http://www.wallaceracing.com/dynamic-cr.php tinggal input-input data dan klik, jadi deh…

Misal motor Yamaha Jupiter z spec drag 130cc milik RAT , dengan diameter piston 55.2mm , stroke 54mm, panjang rod 96mm, inlet close pada 90 ABDC. Maka inputnya adalah Bore = 55.2 / 25.4 (dari mm dipindah ke inch) = 2.173 inches, Stroke = 54/25.4 = 2.12 inches, Rod length = 3.77 inches, static comression ratio 14,5 : 1, inlet valve close 90 derajat setelah TMB. Klik tombol calculate, maka hasilnya adalah :

Static compression ratio of 14.5:1.
Effective stroke is 1.22 inchesra.
Your dynamic compression ratio is 8.75:1 .

Pak Ndut RAT lagi nge-dial mesin mio

Pak Ndut RAT lagi nge -dialing cam mesin mio

Mantab kan… Nah lalu apa gunanya kita mengetahui rasio kompresi dinamis? Tentu saja untuk mengetaui perbandingan arah modifikasi kita, misal dari situ kita bisa riset menaikkan lagi kompresi rasionya, atau riset setingan cam atau posisi dial yang lain. Tentu dipandu alat dynotest atau tukang seting yang feelingnya kuat, lebih gampang bikin mesin kencang.ย  Contoh mesin jupiter standard inlet valve close pada 65 derajat, jika ingin modifikasi street performance, maka cukup naikin rasio kompresi standard awalnya 9 : 1 , bisa dibuat jadi 10.5 : 1 dengan bahan-bakar pertamax, maka rasio kompresi dinamisnya akan berada pada point 8.3 : 1, ini persis seperti apa yang dibilang diatas. Kalau nilai rasio kompresi sudah diperoleh maka tinggal mengatur porting area mau dipatok di RPM berapa, yang pasti jangan lebih tinggi dari 9.000 – 10.000 RPM. Dijamin motor tipe ini akan lebih mudah di tune dibandingkan dengan yang rasio kompresi sama dengan durasi camshaft tinggi. Atau kebalikannya, motor balap dengan rasio kompresi 14 : 1 dengan noken as standard akan sangat sulit di tune dibandingkan dengan yang memakai camshaft “besar”.

stok head balap

stok head balap

Head Racing

Head Racing

So… bagi kalian yang minat riset noken as yang padat dan kuat, beritahu kami segera! Tetap sehat! Tetap semangat! Biar bisa modifikasi mesin tiap hari

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 5292A36B/ 5afc92ee

fb : RAT MOTORSPORT INDONESIA

insta : ratmotorsbyย 


image

image

Alhamdulillah,

Sesungguhnya orang-orang yang beriman , orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah maha pengampun lagi maha penyayang. (QS ; AL Baqarah 218)

Demikianlah yang dilakukan siswa kami dari gresik, dia piknik .. eh Hijrah berjihad ke RAT motorsport , Sidoarjo untuk menimba ilmu demi bekal masa depannya. Beruntung mendapat pelanggan yang baik, mr. S yang juga jauh jauh berhijrah dari kota berkoda plat Z ke plat W ๐Ÿ˜„ semua demi meningkatkan performa Honda Blade nya.

Honda memang tenar dengan irit konsumsi bahan bakarnya, pula tenaga standar nya yang 8dk dirasa masih kurang mengantarkan mr.S mengarungi samudra aspal saat kerja maupun turing ๐Ÿ˜† Lemot katanya … hehehe lah kok ga beli honda sonic sklian yang udah lumayan untuk dimodifikasi. Seperti yang pernah dilakukan rifky saat tune up sonic menjadi 18dk dan diliput otoplus :):)

image

Setelah sharing dan memantapkan konsep … maka dana langsung dibayar tunai oleh Mr.S berharap motornya ga lemot lagi. Segera kita belah total mesinnya. Diperkuat dari kruk as yang di stroke up dan re balancing oleh pak Bejo ๐Ÿ˜„ minumnya pasti bukan yang punya orang pintar itu hihihi… Langkah 58 ditentukan supaya nanti tidak kesulitan dalam mencari rantai keteng maupun paking blok.

Ide rifky kemudian menaikkan isi perut silinder, tak tanggung – piston Honda sonic dibenamkan , tapi ini piston sonic 125 lama itu lho.. biar sama-sama pin 13mm dan kepala piston bisa dibikin dome nantinya.

image

image

Cylinder head pun dikonfigurasi ulang, katup diubah menggunakan katup milik honda sonic, ukuran 28mm di bagian hisap dan 24mm pada katup buang. Kemudian dengan lincah, rifky yang pacarnya banyak ini mengayunkan bor tuner foredom mengolah porting. Diameter intake luar dibuat 25mm, kemudian membesar 28mm di bowl area. Sedangkan pada porting exhaust dibuat rata seukuran klep exhaust.

Camshaft dimodifikasi ulang , hingga ketemu durasi 260 derajat pada intake , dan 263 derajat mengatur gas buang. Lsa dipilih pada kisaran 102, supaya ada perasaan jambakan setan… hehehe. Dipadukan pir klep swedia yang mampu mengembalikan lift 8,5mm dengan tenang, jadi mesin aman digeber sampai limiter dan topspeed.

image

image

Karburator dicangkok dari honda nsr150sp , type keihin venturi 28mm . Dipadu jetting 48 dan main 122 membuat asupan bahan bakar tak pernah telat melayani putaran mesin. GASSS!!! Bukannya tanpa kendala. Apalagi setelah knalpot ditata ulang oleh cak sahek dan tenaga jadi lepas, kopling selip selip terus. Mesin teriak tapi jalan di tempat.

Solusinya perangkat kopling set , diganti dari honda karisma. Mulai dari rumah kopling, kampas, plat, pir kopling, semua deh pokoknya. Oya agar saat di dial angka cam tidak gampang berubah, karena sistem stut kamrat honda menggunakan penekan oli, maka saat mesin diam seolah olah kamrat kendor pake banget. Solusinya rol kamrat yang ad dintengah blok itu diganti milik honda s-90 dan pir penekan tensioner dibuatkan dari bahan yang lebih kaku. Demikian kerja mekanikal mesin menjadi lebih stabil.

image

image

Bersyukur semua berbuah manis, menjadi ilmu yang manfaat dan pelanggan puas. Sehingga seisi bengkel ditraktir makan .. Joss!! Berbarengan juga hari itu dengan liputan dari potobalap.com untuk mengulas blade ini, dan ternyata mas swega Rat juga sedang liputan, tapi bukan oleh majalah otomotif melainkan oleh majalah dakwah.. hehehe ada-ada saja. Hari yang menyenangkan untuk dikenang…

image

Tetap Sehat!! Tetap Semangat!! Supaya bisa Modifikasi mesin Tiap Hari!

Bengkel Tuning bersahabat ^_^

RAT MOTORSPORT INDONESIA

RAYA BYPASS JUANDA NO 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 264aca8d / 5afc92ee

fb : RAT MOTORSPORT INDONESIA

insta : ratmotorsbyย 


Crankshaft n Piston Motion

TORSI DAN TENAGA
Torsi adalah gaya tekan putar pada bagian yang berotasi. Sepeda motor digerakkan oleh torsi yang dihasilkan kruk as. Torsi dapat dihitung melalui rumus

T = Gaya x Jarak

PAPA lagi nge-DYno…๐Ÿ™‚

Jika gaya F (kg) dikerjakan untuk memutar benda sepanjang R (m) , untuk mengencangkan baut missal, maka torsi yang digunakan adalah F.R (Kg m), sebagaimana perubahan torsi dari reduksi primer antara gigi primary kruk as dengan gigi sekunder house kopling, tersalurkan ke gigi primer transmisi pada gigi sekunder transmisi, kemudian tersambung pada gigi primer final gir diteruskan melalui rantai pada gigi sekunder final gir hingga mampu memutra roda belakang.
Jika sebuah torsi F bekerja pada roda gigi A dengan radius r, berhubungan dengan roda gigi B dengan radius 2r, torsi pada roda gigiย  B semakin besar meski kecepatan putar berkurang menjadi separuhnya.

Didalam mesin!!!

Panjang langkah piston adalah dua kali jarak pusat crankshaft ke big end (crank pin), Ledakan menghasilkan gaya tekan piston untuk mendorong piston kebawah hingga kemudian memutar kruk as. Oleh karenanya Torsi pada mesin akan berubah sesuai dengan besarnya gaya yang dihasilkan (F) selama jarak tetap. Besaran gaya F akan berubah sesuai kecepatan mesin, ini berarti dipengaruhi oleh efisiensi pembakaran, hal ini turut merubah besaran Torsi.

Torsi Meter Digital

Kenyataannya kinerja mesin pun memiliki titik jenuh, pada kecepatan spesifik, torsi memuncak (Torsi Maximum). Tapi kenanikan kecepatan mesin selanjutnya tidak akan menaikkan torsi.
Ketika motor bekerja pada putaran Torsi maksimum maka gaya gerak roda belakang juga berputar maksimum.

TENAGA

HP = Torque x RPM รท 5252

Lihat rumus diatas ! Apa hikmah yang bisa kita petik? Untuk menghasilkan tenaga besar di roda belakang maka bisa diperoleh dari memperbesar torsi dan atau meningkatkan rpm ! Mana yang lebih unggul? Moto gp dan f1 kalau kalian pernah lihat , masa ga pernah lihat… adalah motor yang ber karakter power by rpm. Mereka meletakan puncak torsi pada rpm setinggi-tingginya. Motor seperti ini rasanya nariiiikkk… tidak menghentak. Beda halnya jika kita modifikasi motor tiger misal, dengan stroke up dan bore up menjadi 250cc misal untuk menggapai power 33dk kita butuh torsi 27nm karena rpm tak mampu lagi teriak diatas 11,000 rpm, beda dengan fu misal yang hanya 200cc dengan torsi 21nm bisa menghasilkan power 35dk karena rpm nya sanggup memucak di 15,000rpm.

Pemahaman dan Pemilihan karakter mesin mungkin akan bermanfaat untuk kegunaannya.

Satuan tenaga dinyatakan dalam PS (Pferd Starke โ€“JERMAN) atau 75 kg.m / sec , artinya tenaga ini mampu menggerakkan objeck dengan massa seberat 75 kg sejauh 1 meter dalam satu second, makin besar kemampuan mesin menggerakkan benda dalam satuan waktu, maka dapat diartikan semakin besar tenaga yang dihasilkan. Semakin berat total kendaraan dan pengendara, maka membutuhkan tenaga lebih besar pula untuk mencapai kecepatan yang sama.

Pembangkit torsi besar

Ketika tenaga mencapai Maksimum, ini dinamakan โ€œ Tenaga Maksimum โ€œ dan pada suatu titik akan mencapai puncak titik kelelahan hingga akhirnya putaran mesin tidak lagi mampu menaikkan tenaga.

MODIFIKASI
Bagaimana meningkatkan torsi
1. Menggemukkan volume mesin adalah cara gampang. Memperbesar penampang piston ( Bore Up) adalah cara lazim yang dilakukan para tuner. Jika ruang crankcase sudah menyempit – maka modifikasi stroke up menjadi bala bantuan untuk menambah pundi pundi torsi.

image

2. Meningkatkan gaya tekan (pressure) dalam cylinder. Caranya gimana om??๐Ÿ™‚
Ingat bahwasanya dasarnya mesin bayangkan seperti mesin pompa. Semakin banyak yang bisa dimasukkan ke silinder maka potensi hasil ledaknya pun meningkat. Karburator venturi besar tak haram dibenamkan. Memperbaiki jalur porting hingga mengganti mengganti klep besar menjadi jurus handal. Tak lupa noken as diganti dengan yang berdurasi lebar dan lift tinggi… uuugghhh pasti makin nge jambak akselerasi motor kita. Hehehee..

image

3. Timing pengapian?
Ohhh ini yang lagi trend dan lagi di dalami di RAT. bagaimana meningkatkan torque dari titik ledak maupun spark energy. Riset cdi programable, hingga cdi standar yang dimodifikasi menjadi menu utama pilar modifikasi. Prinsipnya semakin tinggi rpm , semakin api butuh untuk dinyalakan lebih dulu (advanced / maju) guna pembakaran lebih sempurna dan ledakan tepat menghasilkan lenting piston yang mantap. Besar nya energi api juga dibutuhkan untuk membakar pasokan bahan bakar yang deras, bisa disempurnakan dengan oktan tinggi agar tidak detonasi broo…๐Ÿ™‚

image

image

Banyak pula cara cara lainnya yang bisa kita pelajari bersama, yang penting…

Tetap Sehat – Tetap Semangat Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari

RAT MOTORSPORT INDONESIA
Raya Bypass Juanda No.17
Sidoarjo – Jawa timur
085645577007
264aca8d / 5511f334
fb : ratmotorsport sby
ig : ratmotorsby
google us : rat motorsport indonesia
http://www.ratmotorsport.wordpress.com


Alhamdulillah,

image

image

Salah satu rahasia Allah mengenai rejeki adalah menjalin tali silaturahmi, disinilah hakekat blog ini ditulis adalah untuk menjembatani kita yang terpisah di antara kepulauan agar dapat terhubung satu sama lain. Berbagi kebaikan, bertukar ilmu dan pengalaman. Karena kita sama , penyuka hobby modifikasi mesin motor, dan kita di RAT mencari saudara bukan sekedar pelanggan. Jadi tetaplah menjalin persaudaraan dan menggaliย  ilmu , karena ilmu pula lah yang meningkatkan derajat kita.

Ilmu murah meriah kencang seringkali mengejutkan hasilnya jika dikawinkan dengan part yang mendukung. Dan kali ini bos A dari bali, memberi kesempatan bagi kami untuk ber eksperimentasi dengan lagi-lagi mesin honda tiger. Targetnya ternyata ingin lebih baik dari modifikasi yang sudah pernah kami lakukan. Dan ternyata RAT juga bisa gila bikin motor kohar diatas 30dk…

Apakah prosesnya rumit? Ngga kok, siapkan paket cylinder blok dan head seperti tiger hulk… piston diameter 70mm mengisi liner. Dari situ kita bisa menentukan diameter klep in , 50% dari piston, ketemu 35mm. Menntukan katup ex, 85% dari klep in, ketemu 29.75 dibulatkan 30mm. Dari ukuran klep kemudian kita bisa Menentukan porting in , bikin saja sebesar klep ex sebagai patokan lingkaran yang bertemu intake manifold.ย  Area kanan kiri boshklep atau disebut area mangkuk dibawah seating klep , kata graham bell harus dibuat 100-110% dari ukuran klep, yang in ketemu 37mm, ex cukup di 30mm. Diameter seating klep masih memakai 88% dari diameter klep yaitu 31mm dibawah klep in, dan 27mm untuk valve seat ex.

image

Kelar mengerjakan porting kita bisa mengerjakan noken as,ย  bagaimana menentukan lift noken as? Sebenarnya membutuhkan perhitungan rumit dan teori yg mengerikan dibacanya wkwkkw… namun InsyaAllah cara sederhana RAT bisa dipakai. Cobaย  Ukur lift cam std, bandingkan dengan diameter klep. Misal cam standar tiger lift 6.5mm, klep 31.5mm. Nilainya adalah 20.6 % , maka kita kalikan dengan klep baru, bisa ketemu lift ideal 7,21mm. Hanya saja kita membuat lift cam ini hingga 8,4mm. Lho kok over? Logikanya karena cam itu bukan hanya bicara lift, tapi juga profil (durasi) , semakin tinggi cam kita otomatis tenaga makin besar , asal pir klep gak mentok wkwkwkkw… semakin tinggi angkatan klep, logikanya lift ideal yg dibutuhkan mesin semakin lama terjaga kondisinya, dibandingkan ukuran itu dibuat sebagai puncak lift yang hanya terlewati sekejap saja. Ya itu sih logika sederhana anak desa sidoarjo saja sih, jangan mudah percaya…ย  hihihi…

Menentukan kompresi. Karena ini untuk harian sementara kita patok dahulu di perbandingan 11:1, electric stater sekali pencet nyala๐Ÿ™‚ minumnya premium. Ciuzzz lho, mi ayam. Wikikiki… Desain permukaan piston flat, kubah model mangkok, menentukan diameter kubah adalah selebar 80% dari bentangan klep. Perbedaan kubah dengan squish adalah motor biasanya lebih nafas / jalan , sedangkan yg tanpa squish biasanya lebih cenderung ke torsi.

image

Trus kok bisa sih ni motor 32dk ? Istimewanya di karburator keihin pwk 35mm sudco, cdi rextor pro-drag, koil yz, spull megapro dc, dan knalpot stainless jepang rx8 – tech! Meski udah lebih 5 dk dari si tiger hulk, tiger leak bali masih belum puas… dan akan diriset lagi noken as, porting dan kompresi nya… mampukah menyentuh 35dk… atau lebih? Apapun itu yang penting…

Tetap Sehat, Tetap Semangat! Biar bisa modif mesin tiap hari !!
RAT MOTORSPORT INDONESIA
Raya Bypass Juanda No.17
Sidoarjo – Jawa timur
081231080940
bbm pin : 5511F334 / 264aca8d
fb : ratmotorsport sby
ig : ratmotorsby
google us : rat motorsport indonesia
http://www.ratmotorsport.wordpress.com


Alhamdulillah,

Dynosheet KODOMO si supra125 monster jalanan :p

Dynosheet KODOMO si supra125 monster jalanan :p

Sujud syukur kehadiran Allah SWT , atas kesempatan yang selalu diberi dan atas pelanggan yang baik dijodohkan kepada kami. Kali ini adalah pemuda, Mr. C , sesuai inisialnya pemuda ceria , penuh energi, bersemangat, mandiri ya lengkap kaya permen vitamin C lah pokoknya… Hahaha.. Datang ke bengkel dengan kondisi mesin yg sudah di bore up habis spec tiger, piston tiger, klep tiger, kok nggak kruk as dan noken as nya tiger juga hehehe…๐Ÿ˜€ Minta direparasi ulang , kok gak dari awalnya aja sekalian bikin di RAT, kaya gini kan malah suram kerja 2 kali, walah nasib wkwkw

Tapi demi sang pelanggan, kita pun rela diajak belajar bersama riset motornya, kapasitas mesin yang sudah mendekati 190cc gimana caranya aman dipakai harian. Sebenernya kita cuma menata konfigurasi mesin , porting ulang , atur kompresi, modif noken as, dan finishing kecil-kecil. Kalau disuruh ganti performance kit lengkap bisa nangis yang punya motor, galau๐Ÿ˜€

Tahan geber hingga hampir 12000 rpm

Tahan geber hingga hampir 12000 rpm

Lanjut cerita, mesin dibongkar ditata ulang , stang piston yang semula pakai honda legenda (supaya nol paking maksudnya mekanik sebelumnya) diganti stang standarnya, supaya piston malah ada jenongnya maksud mekanik RAT wkwkwkw.., Ya kan terserah sini, kan sudah diserahkan disini :Dย  kan lumayan dapet ongkos bongkar pasang stang, center dan balans kruk as, trus bubut piston hihihi… Sparepart mah mau pelanggan beli sendiri juga ga masalah, apalagi kalau belinya dipercayakan ke kita, malah bahagia dapet tambahan buat beli jajan wkwkwkwk.. Nah ini juga pengalaman Mr.C yang paling lucu, maksud hati mau berhemat beli dan pasang cdi BRT di luar bengkel RAT, di toko variasi katanya, motornya malah njebluk klep nya bengkok gara-gara di tes blayer-blayer wkwkwk… Harusnya nota CDI 500, pasangnya jadi 1jutaan lebih gara-gara reparasi klep… Hadeeehhh… Padahal kan udah banyak yang meng-info kan , bahwa kalau pake CDI Unlimiter, merk apapun, jangan digeber ditempat alias jangan di gas pol mentok dok pada saat motor kondisi netral, bisa FLOATING, yang berakibat Njebluk mesine… rusak parah wkwkwkw.. So, para mekanik meski yang menangani standard ga ada salahnya juga tahu informasi, demi kemajuan bersama.

piston kodomo, merknya masih NPP

piston kodomo, merknya masih NPP

Oiya , alasan kami mengganti stang itu secara teoritis efek panjang pendek stang seker bisa disimpulkan secara singkat sbb :

– Stang panjang : Hisapannya lebih kuat, tekanan silindernya lebih kuat, membantu pembuangan meski knalpot tidak seberapa bagus, membutuhkan timing pengapian lebih tinggi untuk meningkatkan torsi, F1 dan MotoGP semua memakai stang panjang, tanya kenapa?๐Ÿ˜€

– Stang pendek : Hisapannya lebih jelek , jadi membutuhkan head yang lebih istimewa. Jadi yang suka nol paking stang pendek bisa order head by RAT ya teman-teman hihihi… Lebih membutuhkan kompresi tinggi, ga cocok untuk harian, buat balap mungkin, masih mungkin lho… Gesekan ke dinding silinder lebih banyak.

Ya itu juga cuma baca dari http://www.stahlheaders.com/Lit_Rod%20Length.htm , toh sebelum kita riset itu sudah banyak orang lain yang melakukan, tinggal cari informasi, mana yang menurut kita baik dipakai, mana yang kurang baik ditinggalkan.

yang punya ganteng, tapi motornya buluk hahahah

yang punya ganteng, tapi motornya buluk hahahah

Sesudah itu kita menata dome piston, kompresi, diukur dengan burete ketemu 11 lebih lah, pokoknya motore pake pertamax ngga ngelitik aman.. hihihi…ย  Head di porting ulang, padahal porting ini juga belum sempurna, jauh dari sempurna, lantas kenapa tidak disempurnakan? Ya namanya ini head bawaan dari modifikasi sebelumnya,ย  baru di porting sedikit udah bolong tembus ke samping๐Ÿ˜€ gitu aja mr.C udah mau nangis lihat head nya ditambal lem disamping-sampingnya hahaha.. Padahal karbu reamer thailand ditambal lem malah kelihatan keren. Sebenernya, kalau mau rubah head Honda Karisma atau Supra125 lubang porting kudu ditambal las full dan digeser dibuat lurus dengan klep supaya flow nya lebih bagus. Proyek berikutnya aja lah, asolole jos, paket hemat dulu, kasihan mahasiswa satu ini …

Cam digrinding lift 8,xx mm , buka tutup klep ga jauh dari standardnya, karena posisi stang piston panjang lebih membutuhkan in close menutup cepat, Kalau ngga gitu kompresi dinamisnya malah terlalu kempos. Karakter cam yang cocok adalah karakter pelibas chicane bukan yang rolling speed hihihi.. bahasanya kaya roadrace aja.

Karbu juga mengandalkan pe28mm yang 250rban katanya, hadeeehhh… intake manifold mio, jetting spuyer saya suruh nyeting bongkar pasang karbu dan belanja spuyer sendiri๐Ÿ˜€ RAT cuma jadi satpam, mengawasi. Katanya sih mau sambil belajar, ya kebetulan bisa disiksa sedikit lah biar tahu susahnya mekanik jengkang jengking. wkwkwkw… Knalpot buatan sendiri customize cak Sahek, silincer dari absolute revo. Coba pake knalpot WRX oval, hihihi.. Bisa lebih ganteng, tampilan maupun performa๐Ÿ™‚

rat menerima sulap head jebol, reparasi porting , dkk :D

rat menerima sulap head jebol, reparasi porting , dkk๐Ÿ˜€

Mesin dirakit lengkap, dinyalakan, lho, lha kok pir kick staternya lupa dipasang๐Ÿ˜€ Tapi untung electric staternya kuat ngangkat, hehehe… nyaman. TInggal pencet, greng… Oiya motor fu sebelumnya yang bore up 212 cc itu electric stater juga masih nyala, tapi begitu kena percobaan karbu pwk35 airstrike, one way staternya rontok masing-masing hahahaha…ย Begitu di bawa ke dynotest oleh sang pemilik motor , hasilnya mengecewakan, torsi sudah lumayan 18,nm di 7,500 rpm beh motor kota-kota banget, buakk sitik josss… cuma angka tenaganya hanya menorehkan 21.9dk di 9,250 rpm. Seandainya porting nya dibesarkanย  lagi puncak torsi bergeser di 8,500 rpm meski dengan angka tetap 18nm , bukan tidak mungkin tenaga di 10,500 rpm bisa nembus 25dk meski torsi sudah turun ke 16nm…ย  ngga percaya, hitung! Semua itu kan ilmu pasti..

Horsepower = Torsi x RPM / 6666

Hp = 16 x 10,500 /6666

Hp = 25.2 dk !

Semua itu sudah tercantum dalam teori, tinggal seberapa mampu dan disiplin kita menerapkan teori kedalam mekanikal engine. Kebiasaan yang baik, terukur baik, tertata baik, niscaya hasilnya baik meski dengan barang sederhana. Cara lain, Kalaupun portingnya tidak mau dibesarkan, bisa dibenahi dengan noken as, overlapnya ditinggikan. Namun kerugiannya, meninggikan overlap, otomatis lift cam harus ikut ditinggikan, nah kalau bilangnya udah tinggi dan tinggi pir klep nya bisa nyebut minta dibelikan akutagawa jepang yang 600ribuan , kira-kira galau nggak sang empu nya motor diajak riset lagi atau menyerah… Hahahaha… Yang pasti Mr.C itu orangnya ngangenin๐Ÿ˜€ Kan kusediakan segudang jawaban untuk setiap rasa penasaranmu boss ku …

testimonial sang empu

testimonial sang empu

Tetap SEHAT ! Tetap SEMANGAT! Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!

 

RAT MOTORSPORT INDONESIA

Alamat : Raya Bypass Juanda No. 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

085645577007

bbm pin : 53aac505 / 2768B1D5

fb : RAT MOTORSPORT INDONESIA

insta : ratmotorsby